Suara.com - Harga beras di pasar tradisional Temanggung, Jawa Tengah, merangkak naik dan saat ini sudah menembus Rp11.000 per kilogram untuk jenis C4 super.
Di Pasar Kliwon Rejo Amertani di Temanggung, beras C4 yang semula Rp10.500 per kilogram naik menjadi Rp11.000 per kilogram dan jenis IR 64 dari Rp9.500 per kilogram menjadi Rp10.000 per kilogram.
Seorang pedagang Istikomah mengatakan akhir-akhir ini pasokan beras agak tersendat karena stok beras di tingkat petani menipis.
"Biasanya, kami mendapatkan satu ton beras berbagai jenis setiap kali pengiriman. Namun, saat ini hanya mendapatkan pasokan sekitar tiga kuintal saja dalam satu pengiriman," katanya.
Ia menuturkan saat musim hujan seperti sekarang wajar kalau harga beras mahal karena biaya produksi meningkat, apalagi saat ini belum memasuki panen raya.
Pedagang lainnya Wasi mengatakan dalam beberapa hari terakhir ini pihaknya mengalami keterlambatan pengiriman beras.
Ia menuturkan biasanya setelah pemesanan dilakukan, dua hingga tiga hari kemudian beras sudah datang. Namun, kini dirinya harus sabar menunggu hingga sekitar satu minggu baru mendapatkan pasokan.
Menurut dia, pihaknya mendapatkan pasokan beras dari Solo, Yogyakarta, dan Magelang.
"Jumlah pasokan tidak masalah, tetapi pengirimannya cenderung molor dari kondisi normal," katanya.
Untuk harga kebutuhan pokok yang lain cenderung stabil, antara lain telur ayam Rp19.500 per kilogram, minyak goreng curah Rp10.500 per kilogram, dan gula pasir Rp9.500 per kilogram. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok
-
Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay
-
Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen
-
IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000
-
RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan
-
Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April