Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan Rabu (25/2/2015) melanjutkan penguatan dan ditutup menguat 27,79 poin (0,51 persen) ke posisi 5.445,10. Sementara kelompok 45 saham unggulan (indeks LQ45) naik 6,36 poin (0,67 persen) ke level 950,83.
Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo di Jakarta, mengatakan bahwa kenaikan IHSG salah satunya dipicu oleh sentimen yang berasal dari bank sentral AS (Federal Reserve) yang belum akan menaikkan suku bunganya (fed fund rate) setidaknya untuk dua pertemuan ke depan.
"Dengan pernyataan the Fed itu, IHSG kembali terangkat. Namun, penguatannya masih cenderung tertahan, kemungkinan karena mata uang rupiah yang masih dekat dengan level Rp13.000 per dolar AS," katanya sambil menambahkan, secara teknikal IHSG yang ditutup di atas level batas atas di 5.437 poin, kondisi itu juga bisa menjadi sinyal positif ke depannya.
Analis PT Asjaya Indosurya William Surya wijaya bahkan memperkirakan kemungkinan IHSG meningkat semakin besar, sehingga berpotensi mencetak rekor baru dalam waktu dekat.
"Penguatan IHSG BEI masih ditunjang oleh 'capital inflow', pada Rabu ini tercatat beli bersih investor asing sebesar Rp793,356 miliar, itu menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan investor terhadap kondisi perekonomian negara kita masih cukup tinggi," katanya.
Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 236.667 kali dengan volume mencapai 4,85 miliar lembar saham senilai Rp4,62 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 164 saham, yang melemah 146 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 97 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng menguat 28,21 poin (0,11 persen) ke 24.778,28, indeks Bursa Nikkei turun 18,28 poin (0,10 persen) ke 18.585,20, dan Straits Times menguat 3,22 poin (0,09 persen) ke posisi 3.440,83. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Tekanan Jual Investor Bikin IHSG Ambruk Lagi, 429 Saham Kebakaran
-
Luhut Pede Makin Banyak Dana Asing Masuk IHSG Usai Reformasi Pasca 'Geger MSCI'
-
Portofolio Berdarah-darah Saat IHSG Anjlok, Bertahan atau Menyerah?
-
IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi Pertama, 387 Saham Anjlok
-
Saham BUMI Meroket, Aksi Borong Picu Kenaikan Harga Hari Ini
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe
-
Flyjaya Resmi Layani Rute Morowali, Cek Link Tiketnya di Sini