Suara.com - Badan Pusat Statistik mencatat angka pengangguran pada Febuari 2015 bertambah mencapai 300 ribu jiwa menjadi 7,45 juta jiwa.
Dari total pengangguran tersebut, pengangguran paling besar didominasi oleh masyarakat dengan latar belakang pendidikan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan, yaitu sebesar 9,05 persen. Dibandingkan dengan periode yang sama, jumlah ini mengalami kenaikan 1,84 poin.
“Paling banyak didominasi lulusan SMK,” kata Suryamin saat ditemui di kantornya, Selasa (5/5/2015).
Selain lulusan SMK, pengangguran di Indonesia juga didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Atas dengan porsi 8,17 persen. Untuk Diploma I/II/III porsi pengangguran adalah sebesar 7,49 persen.
“Pengangguran lulusan diploma naik 1,62 poin dari Februari 2014," katanya.
Sementara itu lulusan Sekolah Menengah Pertama yang menganggur sebanyak 7,14 persen, universitas 5,34 persen, dan Sekolah Dasar ke bawah 3,61 persen.
”Pengangguran dari lulusan universitas ikut naik seperti SMK dan Diploma, yaitu sebesar 1,03 poin," katanya.
Suryamin menjelaskan meningkatnya angka pengangguran disebabkan oleh perlambatan ekonomi Indonesia belakangan ini. BPS mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I tahun 2015 sebesar 4,71 persen atau melambat dibanding triwulan I 2014.
Dari data BPS, Tingkat Pengangguran Terbuka didominasi penduduk berpendidikan Sekolah Menengah Atas sebesar 9,05 persen, lalu disusul pada jenjang Sekolah Menengah Atas 8,17 persen, dan Diploma I/II/III sebesar 7,49 persen. Sedangkan TPT terendah ada pada penduduk berpendidikan SD ke bawah dengan prosentase 3,61 persen di periode Februari 2015.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia
-
Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik
-
Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi
-
Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram
-
IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis
-
Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing
-
Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS
-
Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini
-
Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal