Suara.com - PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi atau PIEP mencatat produksi minyak dari blok migas di Malaysia mencapai 24.000 barel per hari.
Presiden Direktur PIEP Slamet Riadhy dalam siaran pers di Jakarta, Senin (18/5/2015), mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari produksi migas secara total sebesar 42.000 barel setara minyak per hari.
"Kami telah melakukan tiga kali lifting minyak dari aset Malaysia dengan volume antara 300.000 barel hingga 500.000 barel sekali lifting. Minyak tersebut dikirim ke kilang minyak Pertamina seperti Cilacap," katanya saat pembukaan kantor baru Pertamina Malaysia Ekplorasi-Produksi di Kuala Lumpur, Malaysia.
Menurut dia, ke depan, produksi migas aset Malaysia ditargetkan mencapai 70.000 barel setara minyak per hari pada 2020 hingga 2022.
"Kami optimistis produksi akan terus meningkat," katanya.
Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam di tempat yang sama mengatakan, upaya peningkatan cadangan dan produksi dari luar negeri termasuk Malaysia tidak hanya menguntungkan secara bisnis, tetapi bagi upaya peningkatan ketahanan energi nasional.
Menurut dia, pihaknya memprioritaskan pembelian aset di luar negeri pada lapangan yang telah berproduksi.
"Karena tujuan ekspansi Pertamina selain mencetak keuntungan bisnis juga membantu pemerintah untuk mengurangi impor. Oleh karena itu kami bawa hasil produksi di luar negeri untuk diproses di kilang dalam negeri," ujarnya.
Produksi migas di Malaysia itu berasal dari enam blok yang diakuisisi Pertamina dari Murphy sejak akhir November 2013.cAset tersebut dikelola anak perusahaan PIEP di Malaysia, Pertamina Malaysia Eksplorasi-Produksi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan
-
Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah
-
Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan
-
Arab Saudi dan UEA Diam-diam Bantu Israel dan AS Perangi Iran
-
Purbaya Buka Opsi Tarik Pajak Tambahan untuk Produk China di Tokopedia-TikTok dkk
-
Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya
-
OJK Resmi Punya Pejabat Baru, Ini Susunannya
-
Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun
-
Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026