Suara.com - PT Pertamina (Persero) mengungkapkan, pemerintah bakal memberikan kompensasi terkait penetapan harga BBM pascakenaikan yang diumumkan pada 28 Maret 2015.
Hal tersebut dilakukan pemerintah untuk menutupi kerugian Pertamina akibat harga jual BBM jenis premium masih jauh dari harga keekonomian.
Harga BBM jenis Premium saat ini dibanderol Rp7.400/liter. Sedangkan Solar masih diberikan subsidi tetap Rp1.000, sehingga harganya menjadi Rp6.900/ liter.
Vice President Coroporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengungkapkan, dengan menjual BBM jenis premium di kisaran Rp7.400/liter dan solar di level Rp6.900/liter, Pertamina harus menanggung kerugian lantaran menjual harga BBM di bawah harga keekonomian saat ini.
"Pemerintah akan memberikan kompensasi ke Pertamina, karena sudah tahu harga BBM yang sebenarnya harus dijual. Opsinya banyak seperti memberikan Pertamina prioritas untuk kelola hulu migas," ujar Wianda saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Selasa (16/6/2015).
Menurut Wianda, kesepakatan tersebut berupa privilege alias hak istimewa yang diberikan pemerintah ke Pertamina.
"Pilihannya (privilage) banyak, seperti berikan Pertamina kesempatan untuk kelola hulu migas atau proyek strategis di sektor migas," tegasnya.
Selain diberikan hak istimewa, lanjut Wianda, Pertamina juga telah menemui kesepakatan dengan pemerintah perihal target perolehan laba perseroan.
Dengan adanya jaminan laba dari pemerintah, meski Pertamina diberi beban untuk menanggung selisih rugi dari penjualan BBM bersubsidi dan penugasan, setidaknya Pertamina telah mendapat jaminan mengenai laba bersihnya tahun ini.
"Pokoknya harus seimbang. Laba kami harus bisa minimal 1,7 miliar dolar AS. Itu yang kami sampaikan ke pemerintah," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Pangeran William dan Keir Starmer Sangat Kecewa Setelah Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026
-
Eks Jenderal TNI Jadi Bos Peruri, Ini Alasan BP BUMN
-
5 Cara Atasi Pompa Air Nyala Tapi Air Tidak Mau Naik, Gratis Tanpa Panggil Tukang Servis
-
Usai Dicek FBI, Don Ritto Berikut Tumpukan Emas dan Dolar Dilimpahkan ke Kejagung Besok!
-
Resmi! Iran Siap Angkat Senjata Melawan Amerika Serikat
-
DBS Indonesia Ramal IHSG Tembus 8.000, Rupiah Bisa Menguat ke Level Rp17.600
-
Hyunsuk CIX Gabung Study Group 2, Bakal Jadi Musuh Utama Hwang Minhyun
-
Hilang 3 Hari, Eks Sales Rokok di Nganjuk Ditemukan Terkubur Tak Wajar di Pekarangan Rumah
-
3 Zodiak Paling Dibenci karena Sifatnya yang Nyebelin, Ada Favoritmu?
-
Modernisasi Pelabuhan Dorong Efisiensi Distribusi Pupuk Nasional