Suara.com - Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS Fahri Hamzah berharap kepada Presiden Joko Widodo agar segera membahas Rancangan Undang-Undang Jaring Pengaman Sistem Keuangan.
"Kami berharap Presiden segera mendorong pembahasan UU JPSK melalui kementerian yang terkait. DPR siap membantu, sebab pasti krisis Yunani punya efek kepada kita," ujar Fahri saat ditemui wartawan di gedung Nusantara III, Kamis (2/6/2015).
Ia mencontohkan temannya yang merupakan eksportir ke Yunani yang sudah terkena imbas krisis Yunani.
"Saya tadi pagi menerima SMS dari eksportir yang rutin memasok barang ke Yunani. Ia mengatakan saya sudah kena nih, saya nggak dibayar. Itukan namanya efek langsung," kata Fahri.
Ia juga menyarankan kepada pemerintah segera mengambil setidaknya dua langkah untuk meminimalisir dampak krisis ekonomi luar negeri terhadap dalam negeri.
"Saya kira untuk pemerintah ada dua saran, yang pertama sistemnya dibangun, jaring pengamannya dibangun. Dan yang kedua UU Bank Indonesia juga dirubah supaya BI punya otoritas lebih kuat dalam mengendalikan sektor moneter kita nanti," katanya.
Tag
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%
-
Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS
-
Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua
-
Tertekan Data AS dan Sentimen Domestik, Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.180
-
Harga Emas Antam Terus Terjungkal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.868.000/Gram
-
Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru
-
IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan
-
Tren Anabul Jadi Anggota Keluarga, OJK Sebut Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan
-
OJK Minta Pinjol Kasih Utang ke Program MBG
-
RI Borong Minyak Rusia, Soal Volume Bahlil Enggan Jawab