Suara.com - Pengusaha cilik asal Surabaya Wilson Tirta berbagi tips memiliki usaha sendiri meski masih berusia dini tanpa harus mengganggu pendidikan dan kegiatan lainnya.
"Menjadi seorang pengusaha bisa dimulai sejak dini dan usia sekolah," ujarnya dalam seminar Parent-Teenspreneur sekaligus peluncuran buku ‘Kecil-kecil Belajar Bisnis’ di Surabaya, Minggu (16/8/2015).
Komisaris PT Wilson Tirta Group tersebut mengaku berkomitmen bahwa bisnis yang dijalankannya saat ini tidak boleh mengganggu kegiatan sekolahnya dan bermain selayaknya anak pada umumnya.
Karena itu, kata dia, dibutuhkan orang tua dan pembimbing yang mendukung tercapainya cita-cita menjadi pengusaha sukses di kemudian hari.
"Percuma sukses jika tidak menguasai pendidikan. Syukurlah selama ini orang tua dan pembimbing lainnya membebaskan saya bersama teman-teman. Yang penting, saya bisa membagi waktu antara bermain, belajar dan waktunya usaha," ucap siswa kelas II SMP Gloria 2 Surabaya itu.
Pemilik produk makanan ringan ‘Udang Garang’ itu mengaku, sejak usia SD sudah tertarik menjadi pebisnis plus dukungan total orang tua menjadi bekal menggapai cita-citanya sebagai pengusaha sukses.
"Tidak ada paksaan menjalani bisnis ini. Saya bisa menjadi Wilson sekarang karena menjalin pertemanan dan menghormati lebih tua, dan bersenang-senang dengan yang seumuran," ucap anak berusia 13 tahun yang sekarang juga menangani bisnis properti tersebut.
Pada kesempatan sama, sang ibu Lilik Andriani mengaku tak pernah memaksa anaknya bergelut di usia bisnis dan manargetkan keuntungan karena menilai proses belajar lebih diutamakan.
Ibu dua anak itu mengaku tak ingin melihat Wilson terlena menjadi anak yang dipadatkan dengan kegiatan seperti les piano, les privat dan sebagainya, namun lebih ingin mengembangkan bakat yang ditemukannya setelah melalui berbagai tahapan.
"Saya melihat pada diri Wilson berpotensi sebagai public speaker dan berbisnis sehingga terus saya asah. Peran orang tua di sini sangat penting karena menjadi kunci keberhasilan," kata istri Willy Tamin itu.
Menjadi pengusaha muda seperti anaknya, lanjut dia, tentu melalui proses belajar yang tidak instan sehingga tidak boleh dipaksakan, bahkan justru dibebaskan selayaknya anak seumuran dan pendidikan tak boleh ditinggalkan.
Sementara itu, dalam peluncuran buku yang berisi kisah sekaligus motivasi dari Wilson dan ibunya, diharapkan mampu menginspirasi anak-anak dan keluarga lainnya.
"Anak adalah investasi masa depan orang tua. Persiapkan cara mengantar anak menjadi sukses dan itu dimulai sedari kecil. Meski belajar berbisnis, tapi pendidikan dan bermain harus seimbang," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?
-
BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing
-
Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump
-
Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia
-
Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%