Suara.com - Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia pada Kamis (20/8/2015) ditutup kembali bergerak melemah sebesar 42,33 poin atau 0,94 persen menjadi 4.441,91.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 8,46 poin (1,12 persen) menjadi 747,93.
"Kombinasi sentimen dari dalam negeri dan eksternal yang negatif kembali mendorong pelaku pasar melakukan aksi lepas saham sehingga IHSG BEI melanjutkan pelemahannya," ujar Analis dari LBP Enterprise, Lucky Bayu Purnomo di Jakarta.
Ia mengemukakan bahwa sentimen negatif dari dalam negeri yakni prospek inflasi Indonesia ke depan akan tinggi menyusul beberapa harga bahan pokok seperti daging sapi dan ayam yang meningkat, situasi itu dapat memicu komoditas lainnya dapat naik.
"Meningkatnya harga bahan pokok itu dapat melemahkan daya beli masyarakat, dampaknya ekonomi Indonesia akan kembali melambat," katanya.
Ia menambahkan bahwa perubahan susunan kabinet yang dilakukan pemerintah juga belum menunjukkan harmonisasi. Diharapkan pejabat negara dapat menjaga komunikasi yang baik sehingga dapat menjaga kepercayaan investor terutama asing agar merasa nyaman berinvestasi ke pasar.
"Salah satu yang dicermati asing yakni kestabilan politik, jika situasi itu kondusif maka dapat menciptakan ketenangan bagi investor," kata Lucky Bayu Purnomo.
Dari eksternal, lanjut Lucky Bayu Purnomo, pelaku pasar juga masih khawatir terhadap ekonomi Tiongkok yang melemah. Ekonomi Cina merupakan salah satu cerminan dari perekonomian di kawasan Asia.
Tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 174.853 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 3,33 miliar lembar saham senilai Rp2,99 triliun. Sebanyak 63 saham bergerak naik, 240 saham bergerak turun, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan sebanyak 73 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 410,38 poin (1,77 persen) ke level 22.757,47, indeks Nikkei turun 189,11 poin (0,94 persen) ke level 20.033,52, dan indeks Straits Times melemah 31,47 poin (1,03 persen) ke posisi 3.009,78. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat