Suara.com - Rasanya kurang lengkap jika tidur tanpa bantal dan guling. Bagi sebagian orang, bantal dan guling menjadi barang yang wajib Anda di kamar tidurnya agar dia bisa tidur terlelap dengan mudah dan nyenyak.
Namun bantal dan guling perlu Anda rawat dan jaga kondisinya. Anda harus mengganti sarungnya secara berkala. Karena bantal dan guling sudah kotor dan bau akan mengganggu kenyamanan tidur dan berdampak buruk pada kesehatan.
Nah, lantas bagaimana cara mengetahui keadaan bantal atau guling yang sudah tidak layak lagi digunakan? Simak penjelasannya berikut ini!
Lihat kondisinya
Pada kondisi tertentu, Anda harus mengganti bantal atau guling dengan yang baru. Perhatikan kondisinya. Jika kondisinya sudah menipis pada bagian isi dalamnya dan tampak sudah kumal, maka tandanya Anda harus mengganti bantal dan guling itu dengan yang baru.
Cium aromanya
Tak hanya memperhatikan kondisi fisik bantal dan guling, Anda juga harus mencium aromanya. Jika sudah berbau tak sedap, maka segeralah ganti. Selain itu, jika bantal dan guling sering terkena air, maka sebaiknya Anda juga menggantinya.
Mengganti dengan yang baru
Bantal yang sudak tak layak dipakai seperti yang telah disebutkan di atas dapat mengganggu kondisi kesehatan Anda karena menjadi sarang kuman penyakit. Jadi, daripada Anda sakit, lebih baik Anda mencucinya kalau masih bisa dipakai lagi atau beli yang baru saja.
| Published by Rumahku.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari
-
Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI
-
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896
-
Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?
-
Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik
-
IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok
-
Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi
-
Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!
-
Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra