Suara.com - Beberapa menteri di bawah Kabinet Kerja, hari ini, Rabu (30/9/2015), meluncurkan situs Indonesia National Single Window. Situs ini untuk mempermudah prosedur izin ekspor dan impor karena selama ini dinilai sangat lamban dan sarat pungutan liar.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution yakin dengan adanya situs INSW tidak akan ada lagi pelaku ekspor dan impor yang menjadi korban pungli di pelabuhan karena semua proses perizinan dilakukan melalui satu pintu dengan basis online.
“Pungli-pungli itu otomatis sudah tidak ada. Karena kan semua dilakukan secara online. Jadi nggak ada lagi harus perizinan ekspor dan impor secara manual yang banyak kendalanya, semua dilakukan secara online,” kata Darmin dalam sambutan di kantor Kementerian Keuangan, Rabu (30/9/2015).
Selain itu, katanya, sistem INSW juga bisa memonitor proses perizinan sehingga hal ini dapat menyelesaikan permasalahan dwelling time yang beberapa waktu lalu sempat membuat Presiden Joko Widodo marah.
"Sistem bukan hanya tahu jumlah, dia tahu proses sedang di mana posisinya. Jadi kalau proses ekspor impor mau dicek ada di mana sekarang proses pengerjaannya, sistem tahu itu. Itu sebabnya ini standarnya beda. Ini kan bisa mengatasi dwelling time. Jadi enggak akan ada lagi antrian di pelabuhan, semua dilakukan secara online," katanya.
Darmin menambahkan situs INSW nantinya juga melayani perizinan ekspor dan impor secara elektronik di 15 kementerian dan lembaga serta 18 unit perizinan yang menjadi paket kebijakan ekonomi deregulasi yang sedang digodok pemerintah saat ini.
"Ini sudah mengintegrasikan semua pelayanan perizinan ekspor impor secara elektronik di 15 K/L atau 18 unit perizinan yang sebetulnya sedang kita kurangi di deregulasi. Jadi dengan adanya INSW ini dengan cepat dapat mengimplementasikan kebijakan pemerintah salah satunya deregulasi ini,” kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim
-
Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang
-
Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM
-
Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi
-
Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga
-
Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo
-
BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam
-
[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan