Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berbalik naik, Sabtu (10/10/2015). Kenaikan ini disebabkan risalah pertemuan Federal Reserve September menunjukkan tidak akan segera menaikkan suku bunga.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik 11,60 dolar AS, atau 1,01 persen, menjadi menetap di 1.155,90 dolar AS per ounce. Untuk pekan ini, emas berjangka naik 1,70 persen.
Menurut risalah pertemuan Fed September yang dirilis Kamis setelah pasar ditutup, The Fed menunda keputusan untuk menaikkan suku bunga pada September. Sementara perkembangan gejolak ekonomi dan pasar keuangan global menimbulkan risiko penurunan terhadap prospek ekonomi AS.
Para analis mengatakan bahwa risalah pertemuan The Fed yang "dovish" dan penundaan kenaikan suku bunga telah mendukung emas, karena emas tidak mengenakan suku bunga.
Dolar AS juga sedikit melemah terhadap sebagian besar mata uang utama setelah risalah pertemuan The Fed "dovish" memberikan dukungan tambahan untuk emas berjangka pada Jumat.
Perak untuk pengiriman Desember bertambah 5,20 sen, atau 0,33 persen, menjadi ditutup pada 15,818 dolar AS per ounce, sementara platinum untuk pengiriman Januari naik 25,80 dolar AS, atau 2,70 persen, menjadi ditutup pada 981,40 dolar AS per ounce. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa
-
Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
-
Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton
-
DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya
-
PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara
-
GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya
-
Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang