Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi mengakui bahwa soal ekonomi menjadi prioritas dalam kunjungan Presiden Jokowi ke AS yang berlangsung hingga Jumat (30/10/2015) mendatang.
Namun, Pemerintah Republik Indonesia (RI) dipastikan tidak akan membahas isu terkait perpanjangan kontrak PT Freeport saat pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Barrack Obama.
Dalam konferensi pers di Blair House Washington DC, Minggu (25/10/2015) malam, Menlu menegaskan pihak Indonesia tidak akan membahas isu yang kini sedang disorot ini.
"Dari Indonesia, kita tidak akan membahas soal itu," katanya.
Beberapa waktu terakhir, beredar isu di media bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) diagendakan akan melakukan santap pagi dengan pihak Freeport.
"Yang beredar selama ini di media adalah Presiden akan mengadakan makan pagi dengan Freeport, saya ingin sampaikan itu tidak benar," kata Menlu.
Retno menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang akan melakukan pertemuan bisnis dengan ratusan pengusaha di AS namun Freeport tidak termasuk di dalamnya.
"Intinya satu, kita datang ke sini sebagai negara besar jadi kunjungan ke AS kita harapkan manfaatnya akan dirasakan tidak hanya bagi dua negara tapi untuk dunia," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Peringatan Keras PDIP Soal Perjanjian Tarif AS: Hati-hati, Jangan Ulangi Sejarah Freeport!
-
Kontrak Freeport Diperpanjang, Bahlil: Saham Indonesia Jadi 63 Persen Pada 2041
-
Deal Dagang Prabowo-Trump: Hilirisasi hingga Perpanjangan Freeport jadi 'Gula-gula' Pemerintah RI
-
Freeport Mcmoran Tetap Investasi USD 20 Milar di RI Hingga 20 Tahun ke Depan
-
Perusahaan Indonesia dan AS Teken 11 Kesepakatan Bisnis Senilai Rp648 Triliun
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Rupiah Kian Terjepit, Ancaman Level Rp17.000 Mulai Menghantui
-
Siaga Penuh! PLN Siapkan 1.681 SPKLU di Jalur Mudik Utama
-
Strategi Menyimpan Uang THR untuk Generasi Sandwich, Anti Boncos Pasca Lebaran
-
Arus Mudik Lewat Kapal Ferry Diproyeksi Tembus 5,8 Juta Penumpang
-
TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-secure Connectivity Melalui Data Center
-
BTN Siapkan Uang Tunai Rp23,18 Triliun untuk Kebutuhan Transaksi Lebaran 2026
-
Purbaya Yudhi Sadewa Optimis Investigasi Dagang AS Tak Pengaruhi Prospek RI
-
Purbaya Kurusan usai Jabat Menkeu, Akui Berat Badan Turun 9 Kg
-
Minyak Meroket Lagi Tembus US$100, Strategi Tekan Harga Ala Trump Gagal?
-
BGN Evaluasi Total! 1.512 Dapur MBG di Jawa Dihentikan Sementara