Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan dan 8 perbankan, beberapa waktu telah meluncurkan program Jangkau, Sinergi, dan Guideline atau Jaring. Hal tersebut bertujuan untuk menjawab kebutuhan stakeholders terhadap informasi tentang database Kelautan dan Perikanan, Skim Pembiayaan, pemetaan risiko bisnis dan dukungan regulasi dari otoritas terkait.
Ketua Program Jaring Slamet Edy Purnomo mengatakan, dengan adanya program ini, ia mengklaim hingga September 2015 realisasi penyaluran kredit baru (gross) ke sektor KP oleh Bank Partner mencapai Rp4,41 triliun atau 82,09 persen dari agregat 8 bank partner sebesar Rp5,37 triliun.
"Hingga saat ini penyalurannya Rp4,41 triliun. Sampai Desember 2015 kita menargetkann mencapai Rp7,2 triliun," kata Slamet saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2015).
Meski penyaluran kredit sudah mencapai Rp4,41 triliun, namun masih ada beberapa bank yang belum mencapai target. Sala satunya seperti PT Bank Maybank Indonesia (BII). Hal ini lantaran terkendala infrastruktur yang belum memadai.
"Karena infrastruktur bank kan berbeda-beda ini juga menjadi kendala. Nah kemarin juga ada perlambatan ekonomi ini juga memberikan dampak signifikan kepada perbankan," tegasnya.
Bank-bank yang telah mencapai dan melebihi target kredit gross adalah BRI sebesar Rp2,91 triliun, BTP sebesar Rp221,99 miliar dan BPD Sulsebar Rp32,59 miliar.
Hingga akhir tahun, OJK menargetkan penyaluran kredit mencapai Rp7,2 triliun atau rata-rata pertumbuhan pembiayaan baru sebesar 66,2 persen dari total pembiayaan Desember 2014 Rp10,8 triliun.
Berita Terkait
-
OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027
-
OJK dan Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Kasus BPR DCN di Gambir
-
Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari
-
Purbaya Suntik Lagi Rp100 Triliun ke Himbara, OJK Yakin Bisa Turunkan Suku Bunga
-
Resmi! Ini Dia Lima Pimpinan Baru OJK, Friderica Widyasari Jadi Ketua
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar
-
KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar
-
Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?
-
Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen
-
Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026
-
HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel
-
Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh
-
Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan
-
Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini
-
Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut