Suara.com - Perusahaan kelapa sawit PT Mamuang bersama masyarakat setempat membangun jembatan yang menghubungkan dua desa masing-masing di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
"Masyarakat yang selama ini terpisahkan sungai kini bisa terhubung karena PT Mamuang bersama dengan masyarakat secara swadaya mewujudkan jembatan permanen ini," kata tokoh masyarakat Desa Polanto Jaya, H Bintoro di Donggala, Selasa (10/11/2015).
Jembatan itu menghubungkan dua desa yakni Desa Polanto Jaya Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala Provinsi Sulteng dengan Desa Pajalele Kecamatan Tikke Raya Kabupaten Mamuju Utara Provinsi Sulbar.
Jembatan yang dengan panjang 24 meter dan lebar empat meter tersebut dikerjakan secara gotong royong dengan dibantu PT Mamuang menggunakan alat berat "long arm PC200". Pembangunan jembatan dilakukan selama dua hari yakni 8-9 November 2015.
Sarana fisik tersebut menghubungkan Desa Polanto Jaya Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala Sulsel dengan areal HGU PT Mamuang yang merupakan bagian dari Desa Pajalele Kecamatan Tikke Raya Kabupaten Mamuju Utara, Sulbar.
Bintoro menyampaikan terima kasih atas peran serta dukungan yang aktif dari PT Mamuang sehingga dengan adanya jembatan permanen itu lebih mempersingkat waktu tempuh perjalanan dari dan ke Kabupaten Donggala atau Mamuju Utara dan Polanto Jaya.
Community Development Officer (CDO) PT Mamuang, Tria Ksatriamansyah mengharapkan pembukaan jalur penghubung itu diikuti dengan keteraturan dan ketertiban berlalu lintas para penggunanya.
"Selain membuka akses transportasi kedua desa yang berbeda provinsi, dengan adanya jembatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kegiatan ekonomi kedua desa," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Cahaya Malam dan Romantisme Muara: Menikmati Denyut Kehidupan di Jembatan Siti Nurbaya
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Gentala Arasy, Simbol Kejayaan Islam Kebanggaan Negeri Sepucuk Jambi
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi
-
Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain
-
LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas
-
BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya
-
Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina
-
Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan
-
Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG
-
Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi
-
OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI
-
Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah