Suara.com - Hari ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar diskusi yang bertajuk International Conference on Islamic Finance 2015. Diskusi tersebut merupakan bentuk kerjasama denga World Bank dan Islamic Development Bank (IDB) guna mendorong perbankan syariah dapat mendukung pembiayaan infrastruktur di Indonesia.
Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad mengakui bahwa peran perbankan syariah dalam pembiayaan poryek infrastruktur masih sangat minim.
"Memang masih banyak gap atau kendala yang dihadapi perbankan syariah kalau masuk dalam pembiayaan infrastruktur. Nah diacara ini kami semua berkumpul untuk mencarikan solusi yang tepat apa yang sedang dihadapi oleh perbankan," kata Muliaman saat ditemui di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (12/11/2015).
Selain itu, untuk menyelesaikan permaslahan dan kendala, perbankan syariah diminta untuk membuat sebuah road map yang nantinya akan dievaluasi oleh OJK untuk diisi dan dibantu penyelesiaannya.
"Jadi semua kendalanya kita kumpulkan, kita masukan dalam road map nih. Nah nanti kita bahas, dan kita isi kalau ada yang kurang, gunanya agar perbankan syariah ini bisa memberikan kontribusi untuk kesejahteraan dimasyarakat," tegasnya.
Berita Terkait
-
OJK Ungkap Banyak Masyarakat Masih Tertipu Pinjol Ilegal
-
Gawat! Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp98,54 Triliun, Kredit Macet Mulai Menghantui
-
OJK Keluarkan 3 Jurus Hadapi Ancaman Perang AS-Iran
-
Bak Gugur 1 Tumbuh 1.000, OJK Terus Blokir 30.000 Rekening Judol
-
Anehnya Emiten Kaesang! Rugi Rp238 M di 2025, Tapi Manajemennya Optimis Kondisi Perusahaan
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Wamenkeu Klaim Defisit APBN Masih Aman Meski Ada Perang AS-Israel-Iran
-
PT SMI Klaim Pembiayaan Proyek Masih Aman Meski Ada Konflik Timur Tengah
-
Bidik Investor Kalangan Masyarakat, PT SMI Siapkan Obligasi Rp 8-10 Triliun di 2026
-
Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel
-
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?
-
PT SMI Salurkan Rp 125 Triliun untuk Proyek Strategis Nasional
-
BEI Buka Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen
-
Pelayaran Selat Hormuz Ditutup, Biaya Logistik Terancam Melonjak
-
Elnusa Petrofin Perkuat Mitigasi Risiko, Pastikan BBM Aman Selama Ramadan
-
Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab