Suara.com - Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya di New York pada Senin (Selasa pagi WIB), karena ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada akhir tahun terus mendukung greenback.
Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,44 persen menjadi 99,438 pada akhir perdagangan.
Dolar AS telah meningkat sejak laporan penggajian non pertanian kuat yang dirilis awal bulan ini memicu ekspektasi para investor bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga utamanya dalam pertemuan kebijakan berikutnya pada Desember.
Di sisi ekonomi, Empire State Manufacturing Survey untuk November 2015 menunjukkan bahwa kegiatan usaha menurun untuk bulan keempat berturut-turut bagi manufaktur New York. Indeks kondisi bisnis secara umum sedikit berubah pada minus 10,7.
Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh ke 1,0678 dolar AS dari 1,0738 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5197 dolar AS dari 1,5227 dolar pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7091 dolar AS dari 0,7129 dolar.
Dolar AS dibeli 123,028 yen Jepang, lebih tinggi dari 122,72 yen dari sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0101 franc Swiss dari 1,0073 franc Swiss, dan naik ke 1,3333 dolar Kanada dari 1,3312 dolar Kanada. (Antara/Xinhua)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Menuju Swasembada, YSPN Salurkan Empat Ton Beras ke Bali
-
Harga Minyak Dunia Terguncang: Geopolitik AS, Iran dan Venezuela Jadi Penentu
-
Ketegangan Iran Picu Kenaikan Harga Minyak, Brent Tembus 64 Dolar AS per Barel
-
Gen Z Mulai Tertarik Daftar Haji, Pertumbuhan Tabungan GenHajj Terus Meroket
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai hingga Beras Makin Murah
-
IHSG Mulai Tunjukkan Tanda Overbought, Ini Saham-saham Rekomendasi Hari Ini
-
BI Ramal Kinerja Penjualan Eceran Bakal Lebih Tinggi, Ini Pendorongnya
-
Rupiah Masih Masuk Zona Merah, Dolar AS Menguat ke Level Rp16.874
-
Harga Emas Antam Makin Mahal, Hari Ini Dibanderol Rp 2.652.000/Gram
-
IHSG Berbalik Menguat di Selasa Pagi, Kembali ke Level 8.900