Suara.com - Presiden Zambia Edgar Lungu pada Kamis membantah laporan bahwa pemerintah menolak tawaran dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk membantu mengatasi kemerosotan ekonomi saat ini.
Presiden, menggelar konferensi pers pertamanya dalam 10 bulan masa pemerintahannya pada Kamis (26/11/2015), membantah menolak tawaran IMF, mengatakan tidak ada tawaran yang telah disampaikan kepada pemerintah.
Pemimpin Zambia itu mengatakan, IMF di Zambia hanya menilai perekonomian negara itu dan berjanji untuk datang kembali pada Maret tahun depan.
"Mereka meyakinkan saya bahwa mereka akan kembali pada bulan Maret tahun depan. Jadi ketika mereka datang kembali pada bulan Maret, kita kemudian akan dapat menilai apakah kita akan bekerja dengan mereka atau tidak. Mereka hanya datang untuk menilai bagaimana yang kami kerjakan," dia mengatakan.
Pernyataan itu diberikan setelah laporan-laporan media mengklaim IMF siap untuk menawarkan perpanjangan fasilitas hampir satu miliar dolar AS untuk membantu menstabilkan perekonomian, tetapi pemerintah diduga menolak tawaran itu karena persyaratan-persyaratan utama yang diusulkan.
Sebuah tim IMF mengunjungi Zambia dari 11 November hingga 20 November untuk meninjau perkembangan ekonomi baru-baru ini negara Afrika bagian selatan tersebut dan berbagi pandangan tentang langkah-langkah kebijakan yang tepat untuk mengatasi tantangan ekonomi makro saat ini.
Pada Rabu, mantan Menteri Keuangan Situmbeko Musokotwane mengatakan Zambia perlu intervensi dari IMF untuk menstabilkan ekonomi dan mengembalikan kepercayaan investor.
Manajer Bank Dunia untuk Zambia, Ina-Marlene Ruthewburg, mengatakan kepada wartawan saat konferensi pers Kamis bahwa ekonomi Zambia akan melambat menjadi empat persen tahun depan karena tekanan internasional dan domestik. (Antara)
Berita Terkait
-
Heboh! Di Sini Calon Politisi Perempuan Diminta Layanan Seks demi Tiket Pemilu
-
Anggaran Jebol! Ambisi Netanyahu Lawan Iran Seret Israel ke Krisis Ekonomi
-
Alert! Perang AS-Israel vs Iran Dorong Harga BBM, Listrik, dan KPR di Sini Meroket
-
Tolak Usul IMF, Purbaya Ogah Naikkan Pajak Karyawan
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim
-
Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang
-
Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM
-
Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi
-
Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga
-
Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo
-
BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam
-
[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan