Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (27/11/2015) dibuka menguat sebesar 2,02 poin di tengah harga komoditas yang bergerak naik.
Kepala Riset First Asia Capital David Sutyantodi Jakarta, Jumat (27/11/2015) mengatakan, penguatan harga komoditas terutama logam kembali membuka peluang harga saham sektor pertambangan bergerak menguat sehingga menjadi salah satu penopang kenaikan IHSG BEI.
"Meski pergerakan IHSG masih dalam pola konsolidasi, namun berpeluang melanjutkan penguatannya seiring dengan harga komoditas dunia. Penguatan harga komoditas dapat memicu 'rebound' lanjutan saham sektor pertambangan," katanya.
IHSG BEI dibuka menguat sebesar 2,02 poin atau 0,04 persen menjadi 4.599,08. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 0,54 poin (0,07 persen) menjadi 795,72.
Ia memperkirakan indeks BEI akan bergerak di kisaran level 4.580-4.630 pada akhir pekan ini (Jumat, 27/11) dengan peluang menguat terbatas.
Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo menambahkan bahwa jika aliran dana asing kembali masuk ke pasar saham domestik maka IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan meski dibayangi sentimen negatif bursa di kawasan Asia.
"Kemarin (Kamis, 26/11) adalah hari pertama dimana dana asing mengalir cukup deras. Kalau hari ini aliran dana asing masih berlanjut berarti 'rally' IHSG hingga akhir tahun juga sepertinya akan masih terus berlanjut," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng turun 151,56 poin (0,67 persen) menjadi 22.337,38, indeks Nikkei turun 91,19 poin (0,46 persen) ke level 19.854,78, dan Straits Times melemah 13,70 poin (0,47 persen) ke posisi 2.871,80. (Antara)
Berita Terkait
-
IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi
-
Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis
-
Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah
-
Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil
-
Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram
-
Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?
-
IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi
-
Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel
-
Bidik Pasar Digital ASEAN, Perushaan RI Ekspansi ke Malaysia
-
Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz
-
Ramalan Harga Emas Antam Sepekan Ini Setelah Negosiasi Iran-AS Gagal
-
Harga Minyak Kembali Naik ke Level USD 104, Trump Ikut-ikutan Blokade Selat Hormuz