Suara.com - Perusahaan pengembang perumahan mewah di Semarang Citrasun Garden berupaya mendongkrak penjualan melalui peluncuran produk baru.
"Sepanjang tahun ini penjualan kami tidak lebih baik dari tahun lalu, sehingga kami berupaya meningkatkan penjualan melalui produk baru yang jumlah unitnya sengaja kami batasi," kata General Manager Tri Dipayuda di Semarang, Rabu (2/12/2015).
Diakuinya, sejak kondisi ekonomi mengalami kelesuan, calon konsumen properti lebih memilih untuk menunda penjualan. Kondisi tersebut berdampak pada penjualan rumah di Citrasun Garden yang cenderung stagnan.
"Tahun ini mengalami psikologis pasar yang berat tetapi saat ini rupiah juga mulai menguat sehingga kepercayaan orang terhadap perekonomian mulai baik," katanya.
Kesempatan tersebut dimanfaatkan pihak manajemen untuk menawarkan hunian modern dengan konsep bangunan di apartemen.
Pada produk rumah baru tersebut pihaknya sengaja menyasar calon konsumen yang sebelumnya menginginkan apartemen sebagai hunian mereka.
"Dengan harga yang sama dengan apartemen, fasilitas dan luas bangunan yang lebih baik tentu calon konsumen diharapkan lebih memilih 'compact house' yang kami bangun ini," katanya.
Selain itu, dengan bangunan yang berbentuk tapak para penghuni rumah tidak perlu kerepotan mencari tempat parkir kendaraan seperti halnya di apartemen yang cenderung berebut tempat parkir.
"Luas tanah ini 81 m2, luas bangunan 70 m2 yang terdiri dari dua lantai. Harga mulai dari Rp700 jutaan, jadi sangat bersaing dengan apartemen," katanya.
Pihaknya berharap, penjualan produk baru yang hanya disediakan 28 unit tersebut mampu mendongkrak penjualan di tahun ini. (Antara)
Berita Terkait
-
Mau Beli Rumah? Ini Alasan Kenapa Lewat Agen Properti Bisa Jadi Keputusan Paling Aman
-
Transformasi Gaya Hidup Pintar, Produk Smart Home Makin Canggih Berkat AI
-
Rumah Tak Lagi Sekadar Tempat Tinggal: Tren Hunian Pintar Jawab Gaya Hidup Modern
-
Pemkot Jakbar Setop Pembangunan Krematorium Kalideres Usai Gelombang Penolakan Warga
-
Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Wamenkeu Klaim Defisit APBN Masih Aman Meski Ada Perang AS-Israel-Iran
-
PT SMI Klaim Pembiayaan Proyek Masih Aman Meski Ada Konflik Timur Tengah
-
Bidik Investor Kalangan Masyarakat, PT SMI Siapkan Obligasi Rp 8-10 Triliun di 2026
-
Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel
-
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?
-
PT SMI Salurkan Rp 125 Triliun untuk Proyek Strategis Nasional
-
BEI Buka Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen
-
Pelayaran Selat Hormuz Ditutup, Biaya Logistik Terancam Melonjak
-
Elnusa Petrofin Perkuat Mitigasi Risiko, Pastikan BBM Aman Selama Ramadan
-
Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab