Suara.com - Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya mengatakan pada tahun 2016 Pemprov Kalbar akan menginvestasikan dana daerah ke Bank Pembangunan Daerah (Bank Kalbar) sebesar Rp80 miliar.
"Tahun 2016 mendatang kita akan menginvestasikan dana daerah kepada Bank Kalbar sebesar Rp80 miliar," kata Christiandy di Pontianak, Minggu (6/12/2015).
Dia menjelaskan, dana untuk investasi pada Bank Kalbar tersebut akan menggunakan dana Silpa di APBD 2015.
"Secara rinci, APBD Kalbar pada tahun 2016 mengacu pada, pendapatan sebesar Rp4,5 triliun lebih, sedangkan belanja daerah sebesar Rp4.547.492.000.000 lebih, dimana Kalbar pada tahun 2016 mendatang mengalami defisit sebesar Rp20 miliar. Namun kita tetap bisa berimbang karena diprediksikan tahun 2016 mendatang ada dana Silpa dari tahun 2015 lalu sebesar Rp100 miliar, jadi masih ada kelebihan dana Rp80 miliar," tuturnya.
Dari kelebihan anggaran Rp80 miliar dari dana Silpa tersebut nantinya akan digunakan untuk investasi daerah di Bank Kalbar.
Sebelumnya, Gubernur Kalbar, Cornelis MH, meminta para pemegang saham Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) menambah penyertaan modal pada bank milik masyarakat Kalbar tersebut.
Peningkatan penyertaan modal kepada Bank Kalbar akan membuat bank yang telah berdiri sejak 1964 tersebut lebih kuat dan lebih maju lagi.
"Bank Kalbar sudah berusia 51 tahun, tapi kelasnya belum naik-naik. Saya harapkan para pemegang saham dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota bisa menambahkan modalnya, supaya Bank Kalbar bisa naik kelas lagi," katanya.
Dia menambahkan, dengan meningkatnya penyertaan modal dari pemda, semakin besar pula nilai deviden yang dapat diberikan Bank Kalbar kepada daerah. Sehingga, bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) tersebut.
Cornelis mencontohkan, jika satu tahun, dividen yang dibagikan Bank Kalbar Rp50 miliar. Kalau Rp25 miliar dikembalikan untuk saham Bank Kalbar lagi, Rp25 miliarnya bisa untuk buat sekolah.
"Sekarang ini kabupaten/kota di Kalbar pendapatannya semua dari pemerintah nasional berupa DAU dan DAK. Kalau seandainya bisa lebih besar, seperti Bank DKI atau Bank Jawa Barat, dividen bisa Rp100 miliar sampai Rp200 miliar, dengan dividen ini, kita bisa membangun daerah kita," kata Cornelis. (Antara)
Berita Terkait
-
Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga
-
WN China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang
-
Fakta Baru! Siswa SMP Pelaku Molotov di Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026
-
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun
-
Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan
-
Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran
-
Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim
-
Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang
-
Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM