Suara.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan pada Jumat (22/1/2016) bahwa ia dan rekan Rusia-nya Vladimir Putin telah sepakat untuk bekerja sama melawan penurunan harga minyak yang telah memukul ekonomi mereka.
"Tanpa diragukan lagi kami akan mempertahankan pasar. Kami telah sepakat dengan Presiden Vladimir Putin untuk terus bekerja pada visi dan rencana," Maduro mengatakan kepada para pemimpin bisnis.
Dia mengatakan ia telah berbicara dengan Putin melalui telepon pada Jumat (22/1/2016) tentang "situasi di pasar minyak." Venezuela memiliki cadangan minyak mentah terbukti terbesar di dunia tetapi harga minyak telah merosot selama setahun setengah terakhir dan memotong pendapatan.
Pada Jumat (22/1/2016), harga minyak Venezuela jatuh menjadi 21,50 dolar AS per barel. Sebaliknya dengan pertengahan 2014, harga dunia berada di atas 100 dolar AS per barel.
Venezuela telah meminta sesama anggota kelompok produsen minyak utama OPEC untuk mengadakan pertemuan luar biasa pada Februari guna membahas upaya-upaya mengekang harga.
Maduro mengatakan ia akan terus menekan mereka "sampai kita membuka jalan bagi stabilisasi dan pemulihan pasar." Rusia adalah produsen minyak mentah terbesar kedua di dunia setelah Arab Saudi, menurut Badan Energi Internasional, tapi bukan merupakan anggota OPEC.
Krisis ekonomi yang dipicu oleh kejatuhan harga minyak telah menyebabkan krisis politik di Venezuela.
Pemimpin sosialis Maduro dalam perseteraun politik dengan oposisi kanan-tengah, yang menguasai kontrol atas legislatif. (Antara)
Berita Terkait
-
Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus
-
China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?
-
Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin
-
Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Asing Kembali Masuk, IHSG Membara di Sesi I Balik ke Level 6.100
-
Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun
-
Aset Kripto Berbasis Emas Kini Bisa Ditebus Jadi Koin Fisik
-
PNM Dukung Integrasi Ekosistem UMKM Melalui SAPA UMKM
-
Kemendag Keluarkan Regulasi Baru terkait Perdagangan Karet Alam
-
Airlangga Ungkap Isi Aturan DHE SDA, Devisa Ekspor Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Wakil Dirut Pertamina: Peran NOC Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi
-
Ketidakpastian Kebijakan Pemerintah Seret Rupiah Semakin Melemah
-
Pertamina Goes To Campus 2026 Resmi Dibuka, Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Merangkak Naik, Beras hingga Telur Justru Turun