Suara.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi Jepang periode 2010-2015 senilai total 14,9 juta dolar AS masih terpusat di provinsi-provinsi di Pulau Jawa.
Dalam data tersebut, sebesar 14,2 juta dolar AS atau sekitar 94,8 persen dari seluruh investasi Jepang terdistribusi di Pulau Jawa, sementara 5,19 persen sisanya terbagi di wilayah-wilayah lainnya di seluruh Indonesia.
Kepala BKPM Franky Sibarani, melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin, mengatakan pemilihan lokasi di Pulau Jawa tersebut banyak dipengaruhi oleh pilihan sektor investasi yang dilakukan oleh investor Jepang.
"Dari sisi sektor, 87 persen investasi Jepang sejak tahun 2010 direalisasikan di industri manufaktur dan telah berkontribusi terhadap industrialisasi di Indonesia, menciptakan banyak lapangan kerja, dan mendukung ekspor nasional," katanya.
Menurut Franky, sektor industri transportasi mendominasi investasi Jepang sejak 2010-2015 dengan nilai mencapai 7,5 miliar dolar AS.
Disusul industri logam, mesin dan elektronik sebesar 2,4 miliar dolar AS, industri kimia dan farmasi sebesar 871 juta dolar AS, sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran senilai 699 juta dolar AS dan industri makanan senilai 534 juta dolar AS.
"Sebenarnya masih banyak peluang investasi di sektor industri manufaktur yang diminati oleh investor Jepang di dunia, juga terbuka luas di Indonesia. Misalkan industri hilir migas, industri kimia, industri karet, dan industri alat telekomunikasi," ungkapnya.
Lebih lanjut, Franky menyampaikan, saat ini mulai terlihat tren diversifikasi investasi negeri sakura dengan adanya peningkatan sektor perumahan dan kawasan industri yang mengalami peningkatan hingga 700 persen dari realisasi investasi tahun sebelumnya.
Pada 2014, realisasi sektor tersebut tercatat hanya 71 juta dolar AS yang kemudian meroket menjadi 519 juta dolar AS pada 2015 lalu.
Ke depan, tambah Franky, pihaknya memperkirakan posisi Jepang sebagai salah satu investor terbesar di tanah air semakin kuat.
"Dengan nilai 14,9 miliar dolar AS realisasi investasi untuk periode tahun 2010-2015, Jepang berkontribusi sebesar 10,2 persen terhadap total nilai investasi asing di Indonesia," pungkas dia.
Berdasarkan data BKPM, investasi dari Jepang terus menunjukkan peningkatan selama enam tahun terakhir.
Sejak tahun 2010, nilai investasi Jepang ke Indonesia mencapai 713 juta dolar AS, kemudian meningkat drastis pada 2011 dengan nilai investasi mencapai 1,5 miliar dolar AS dan terus meningkat menjadi 2,3 miliar dolar AS pada 2012.
Puncaknya, pada 2013, Jepang menjadi peringkat teratas investasi dengan realisasi 4,7 miliar dolar AS, sempat turun pada 2014 dan berada di level 2,7 miliar dolar AS namun pada 2015 meningkat tipis di level 2,8 miliar dolar AS.
Dari sisi realisasi investasi berdasarkan negara asal untuk periode tahun 2010-2015, posisi Jepang berada di peringkat dua di bawah Singapura dengan nilai mencapai 31 miliar dolar AS. Sementara itu, di bawah Singapura dan Jepang, terdapat Amerika Serikat dengan nilai investasi 8,2 miliar dolar AS, Korea Selatan dengan nilai investasi 8 miliar dolar AS dan Malaysia di peringkat kelima dengan nilai investasi 7,1 miliar dolar AS. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
Terkini
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Rp1,2 Triliun Mengalir ke Aceh, Hasil Dasco Telepon Langsung Presiden Prabowo
-
Jumlah Investor Ritel BUMI Melejit saat Chengdong Lepas Miliaran Lembar Saham
-
Bisnis Darma Mangkuluhur, Cucu Soeharto Punya Saham Melimpah dan Gurita Usaha
-
24 Pinjol Terjerat Kredit Macet
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Menteri Bahlil Mau Swasembada BBM Lewat RDMP Kilang Balikpapan
-
Cek Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA Hari Ini
-
Daftar Saham Potensi Indeks MSCI Februari 2026, Ada BUMI Sampai BUVA