Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai aktivitas pemodal asing yang mulai meningkat menjadi salah satu tanda positif bagi industri pasar modal domestik ke depan.
"Biasanya, transaksi asing itu hanya sekitar 30--35 persen di pasar saham domestik. Namun, pada pekan kemarin (periode 25--29 Januari 2016) hampir mencapai 44 persen. Yang menarik dilihat pada periode itu, yakni pertumbuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) tumbuh 3,55 persen, sementara bursa saham lain hanya sekitar 3,3 persen, bahkan ada yang turun seperti Tiongkok yang terkoreksi 6 persen," papar Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Jakarta, Senin (1/2/2016).
Menurut dia, meningkatnya aktivitas pemodal asing itu seiring dengan nilai tukar rupiah yang relatif stabil di kisaran Rp13.500,00 per dolar AS, anggaran belanja pemerintah yang mulai terserap di awal tahun, serta harga saham di BEI dengan rasio laba per saham atau 'price earning ratio' (PER) yang juga relatif rendah.
Dalam data BEI, tercatat pada periode 25--29 Januari 2016 pelaku pasar asing mencatatkan beli bersih atau "foreign net buy" sebesar Rp1,58 triliun.
"Itu menjadi tanda-tanda yang baik ke depannya bagi pasar modal," kata Tito Sulistio.
Ia menambahkan bahwa sesuatu yang juga menarik untuk diperhatikan bagi industri pasar modal Indonesia, yakni terbukanya kembali potensi penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate).
"Bank Indonesia, Presiden RI Joko Widodo, dan Wakil Presiden Jusuf Kalla kan pernah memberi 'statement' bahwa suku bunga dapat turun," katanya.
Tito Sulistio mengharapkan faktor-faktor yang positif itu dapat memicu perusahaan domestik masuk ke pasar modal melalui penawaran umum perdana saham (IPO).
"Saya cuma bilang bahwa semoga beberapa bulan ke depan dari hasil kerja keras kita melalui edukasi dan sosialisasi yang telah dilakukan serta ditambah dukungan kebijakan dari pemerintah, kita bisa panen emiten, yang berpotensi IPO juga sudah banyak," katanya.
Tito Sulistio menambahkan bahwa dalam rangka mendorong kinerja industri pasar modal, terutama efek berbasis syariah, BEI akan menyelenggarakan agenda pekan syariah.
"Emiten, produk reksa dana, dan 'broker' syariah sudah ada. Itu dasarnya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak
-
28 Nama Calon Bos BEI Sudah di Meja OJK, Rekam Jejak Jadi Sorotan
-
Disokong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Bangkit ke Level 7.000 Lagi
-
IHSG Masih Betah di Zona Merah Selasa Pagi Ini, Kembali ke Level 6.900
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP
-
OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya
-
Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan