Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (4/2/2016) dibuka menguat 10,93 poin atau 0,24 persen menjadi 4.607,04. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 2,69 poin (0,34 persen) menjadi 799,50.
Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa kenaikan harga minyak mentah dunia menjadi salah satu penopang bursa saham di dalam negeri.
"Kenaikan harga minyak mendorong saham di bursa AS menguat dan berdampak pada laju indeks BEI," katanya.
Harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Kamis (4/2/2016) pagi ini, terpantau berada di level 32,62 dolar AS per barel, menguat 1,05 persen. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude di posisi 35,41 dolar AS per barel, naik 1,06 persen.
Kendati demikian, menurut dia, pelaku pasar diharapkan tetap waspada mengingat potensi penurunan harga minyak masih bisa terjadi. Pasalnya, Tiongkok dan Amerika Serikat yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia masih mencatatkan perlambatan manufaktur.
Sementara itu, Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Hadiyansyah mengatakan bahwa kondisi pasar saham di dalam negeri saat ini sedang berada pada fase konsolidasi (sideways), pelaku pasar sebaiknya "wait and see".
"Transaksi jangka pendek lebik efektif digunakan pada fase konsolidasi seperti ini. Pergerakan IHSG Kamis (4/2) ini akan bervariasi dengan kecederungan menguat. Estimasi pergerakan indeks BEI berada di 4.559-4.625," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 275,95 poin (1,45 persen) ke level 19.267,54, indeks Nikkei turun 115,88 poin (0,67 persen) ke level 17.075,37, dan Straits Times menguat 17,21 poin (0,68 persen) ke posisi 2.568,06. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Tekanan Jual Investor Bikin IHSG Ambruk Lagi, 429 Saham Kebakaran
-
Luhut Pede Makin Banyak Dana Asing Masuk IHSG Usai Reformasi Pasca 'Geger MSCI'
-
Portofolio Berdarah-darah Saat IHSG Anjlok, Bertahan atau Menyerah?
-
IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi Pertama, 387 Saham Anjlok
-
Saham BUMI Meroket, Aksi Borong Picu Kenaikan Harga Hari Ini
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe
-
Flyjaya Resmi Layani Rute Morowali, Cek Link Tiketnya di Sini