Sekretaris Kabinet Pramono Anung didampingi Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (28/9). [Antara]
Sekretaris Kabinet Pramono Anung membantah akan ada penutupan dua perusahaan raksasa elektronik Jepang, PT. Panasonic Lighting di Cikarang, Jawa Barat, dan Pasuruan, Jawa Timur, serta PT. Toshiba Indonesia di Cikarang.
"Kemarin, saya berbicara dengan manajemen mereka. Intinya sebenarnya mereka bukan menarik, tetapi memang adanya penurunan kapasitas produksi sehingga melakukan relokasi. Ini sebenarnya tidak ada sama sekali hubungan dengan kereta api cepat," kata Pramono singkat di kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/2/2016).
Di tengah isu akan ada penutupan rumor Jepang dendam dengan Indonesia karena mereka tidak mendapat tender proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung. Proyek jatuh ke Cina.
Pramono menambahkan Jepang telah mendapatkan proyek besar lainnya yang nilainya hampir sama dengan proyek kereta api cepat. Dengan demikian, menurut Pramono tak ada alasan bagi negara itu menutup perusahaan-perusahaan besar mereka di Indonesia.
"Karena mereka juga di beberapa hal (proyek) yang nilai valuenya hampir sama dengan nilai kereta api cepat, mereka juga mengerjakan. Mislanya di proyek electricity, kemudian nanti itu diperhubungan. Sehingga sama sekali tidak ada hubungan dengan urusan kereta cepat," ujar dia.
Pramono mengatakan Presiden Joko WIdodo sudah mengetahui hal itu.
"Sudah, kemarin mereka malah yang telpon karena untuk dilaporkan ke bapak Presiden," katanya.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Dana Syariah Indonesia Kena Sanksi OJK, Gimana Nasib Uang Lender?
-
Update Iuran BPJS Kesehatan Tiap Kelas Tahun 2026, Menkeu Buka Suara
-
Duo Aguan-Salim Perkuat Cengkeraman di PANI, Bagaimana Prospeknya?
-
Daftar 70 Saham Force Delisting Awal 2026, Ada Emiten Sejuta Umat dan BUMN
-
Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Maret 2026
-
8,23 Juta Penumpang Pesawat Wara-wiri di Bandara Selama Awal Nataru
-
Perhatian! Tarif Listrik Januari-Maret 2026 Tak Naik
-
Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya
-
Tak Hanya Huntara, Bos Danantara Jamin Bakal Bangun Hunian Permanen Buat Korban Banjir
-
Purbaya Kesal UU Cipta Kerja Untungkan Pengusaha Batu Bara Tapi Rugikan Negara