Suara.com - PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk pada tahun 2016 optimistis bisa mempertahankan pertumbuhan kredit kisaran 18-20 persen.
Direktur Utama BTN Maryono, Kamis (4/2/2016) di Jakarta mengatakan, pihaknya optimistis pertumbuhan kredit perseroan akan tetap berada di atas rata-rata industri tahun ini.
Menurut dia, tahun 2016 potensi pasar terkait dengan program satu juta rumah masih memberikan peluang Bank BTN cukup agresif dalam menyalurkan kredit.
"Kami optimis pertumbuhan kredit akan tetap dapat dipertahankan dan diupayakan meningkat lebih baik dari 2015," ujar Maryono saat paparan kinerja.
Maryono menuturkan, Bank BTN tetap konsisten terhadap bisnis utamanya (core business) dalam bidang pembiayaan perumahan. Kinerja Perseroan tahun 2015 masih menunjukkan konsistensi Bank BTN pada bisnis utamanya tersebut.
Hal tersebut dapat dilihat dari porsi pembiayaan pada kredit perumahan masih mendominasi dengan komposisi 89,9 persen atau sebesar Rp124,927 triliun dari total kredit yang disalurkan perseroan selama 2015 sebesar Rp138,956 triliun. Sementara sisanya yang sebesar 10,1 persen atau sebesar Rp14,029 triliun disalurkan untuk pembiayaan kredit non perumahan.
"Masih sebagai pemimpin pasar perumahan Indonesia Bank BTN per 30 September 2015 masih menjadi pemimpin pasar pembiayaan perumahan di Indonesia dengan penguasaan pangsa pasar total KPR sebesar 30,6 persen," ujar Maryono.
Sementara untuk segmen KPR subsidi, peran Bank BTN sangat dominan dengan menguasai pangsa pasar 98 persen dari total penyaluran FLPP tahun 2011, 2012, 2013 dan 2014.
Total KPR yang sudah disalurkan Bank BTN sejak 1976 sd 2015 hampir mencapai Rp170 Triliun dan telah dimanfaatkan oleh hamper 4 juta masyarakat Indonesia.
Sementara khusus untuk program FLPP, sejak program ini dijalankan tahun 2010 hingga 2015 telah direalisasikan rumah mencapai 442.691 unit dengan total kredit mencapai lebih dari Rp34 Triliun. Khusus FLPP tahun 2015 terealisasi 125.337 unit dengan jumlah kredit hamper mencapai Rp13 Triliun. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI
-
Empat Kapal Pertamina Tertahan di Timur Tengah saat Perang AS dan Israel vs Iran Berkecamuk
-
Kemenkeu Umumkan PMI Manufaktur Indonesia Pecah Rekor di Februari 2026
-
Harga Gas Eropa Meroket Usai Kilang Qatar dan Arab Saudi Lumpuh Pasca Serangan Iran
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Airlangga Wanti-wanti Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Iran
-
Dorong Green Mining, PLN Salurkan 23.040 Unit REC PT Borneo Indobara
-
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Turun di Januari
-
Surplus Dagang RI Pada Januari 2026 Makin Ciut, Terendah Sejak 2021
-
Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot