Perumahan sederhana di Citayam, Kabupaten Bogor, Jawa Barat [Suara.com/Adhitya Himawan]
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat paripurna masa sidang ke-19 hari ini, Selasa (23/2/2016). Dalam rapat paripurna membahas rancangan Undang-undang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).
Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dan didampingi Fadli Zon serta Taufiq Kurniawan.
Dalam rapat paripurna, Ketua Panitia Khusus (Pansus) Yoseph Umar Hadi memaparkan terjadinya perubahan-perubahan, penyempurnaan maupun penambahan yang dilakukan Pansus dengan Pemerintah. Di antaranya Pengelolaan Tapera untuk menjamin tercapainya tujuan yang efektif dan memperhatikan kebijakan di bidang perumahan dan permukiman, pengelolaan aset Tapera, pengelolaan aset Tapera yang terdiri dari dana Tapera dan aset Badan Pengelola Tapera.
"Lalu pengawasan dan pemeriksaan, dimana pengawasan terhadap Badan Pengelola Tapera dilaksanakan oleh Komite Tapera dan Otoritas Jasa Keuangan. Sedangkan pengawasan terhadap manajer investasi, Bank Kustodian dan Bank atau Perusahaan pembiayaan, dilakukan oleh BP Tapera dan Otoritas Jasa Keuangan dengan ketentuan perundang-undangan, Badan Pemeriksa Keuangan dapat melakukan pemeriksaan atas penyelenggaran Tapera sesuai dengan kewenangannya," ujar Yoseph dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (23/2/2016).
Lebih lanjut pihaknya menyadari masih ada kekurangan dalam pembahasan RUU Tapera, namun Pansus berupaya secara maksimal untuk membahas dan menghasilkan RUU demi kepentingan nasional dan bangsa negara. Selain itu, Pansus meyakin RUU yang akan disahkan merupakan RUU yang memiliki ide untuk menyelesaikan masalah perumahan, terutama membantu warga Indonesia, yang belum memiliki rumah karena berpenghasilan rendah.
"Undang-undang ini akan memberikan kepastian kepada saudara -saudara kita ini bahwa memiliki rumah bukan lagi sekedar impian tapi kepastian mendapatkan rumah. Kami harap sidang Dewan dapat mengesahkan RUU Tapera menjadi UU," ucapnya.
Pimpinan DPR pun menanyakan setiap masing-masing fraksi untuk disetujui atau tidak untuk disahkan menjadi UU Tapera.
"Apakah RUU Tapera disetujui untuk disahkan menjadi UU?," kata Agus Hermanto.
Seluruh anggota rapat paripurna dari masing-masing fraksi pun menyetujui untuk disahkan menjadi UU.
"Setuju," jawab seluruh anggota rapat.
Pimpinan DPR pun akhirnya mengesahkan RUU Tapera menjadi UU Tapera.
Komentar
Berita Terkait
-
Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri
-
Viral Calon Pegawai BPJS Jalan di Atas Bara Api, DPR Minta Penjelasan Resmi
-
Tukin TNI dan Pegawai Kemhan Naik ke 90 Persen, DPR: Prajurit Harus Makin Profesional
-
Modus TPPO Makin Beragam, Ketua Komisi XIII DPR Dorong Revisi UU
-
Deddy Sitorus Resmi Dilaporkan ke MKD DPR RI Buntut Ucapan 'Sirkus'
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998
-
Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi
-
Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%
-
7 Tips Memilih Mesin Cuci yang Tepat agar Awet dan Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga
-
Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS