Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong, hari ini, Jumat (4/3/2016), mendatangi kantor Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Menurut Mendag, kedatangannya tersebut untuk menghadiri rapat koordinasi, termasuk untuk melaporkan bahwa Indonesia telah disalip oleh Filipina dalam perdagangan bebas.
Dikatakan Mendag pula, hal ini terjadi terutama lantaran beberapa negara seperti Vietnam, Malaysia dan Filipina, telah menandatangani kontrak kerja sama bergabung dalam Trans Pacific Partnership.
"Saya mau lapor sama Bapak Menko soal perdagangan bebas. Kita kan sudah kalah saing dengan Malaysia dan Vietnam. Sekarang kita mau disalip sama Filipina," kata Lembong, saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/3/2016).
Lebih jauh, menurut Lembong, kedatangannya ke kantor Menko Darmin adalah juga untuk membicarakan bidang apa saja yang akan dimasukkan dalam Free Trade Agreement. Menurutnya, tahap pertama untuk memasuki FTA tersebut adalah pemerintah harus benar-benar memilih bidang apa saja yang pas untuk dilakukan kerja sama dalam FTA, sehingga bisa bersaing dengan negara-negara lainnya.
"Ini kan harus dibicarakan, dan keputusannya harus diambil bersama-sama. Nanti kurang lebih akan membicarakan ini," ungkapnya.
Pemerintah, menurut Lembong pula, juga akan terus menyusun berbagai strategi agar daya saing Indonesia terus mengalami perbaikan, serta tidak selalu disalip oleh negara-negara lain terutama di wilayah ASEAN.
"Jadi kami bicarakan bagaimana kita bisa mengejar waktu, karena mulai 'mengerikan'. Pabrik sudah pada mulai pindah ke Vietnam dari Indonesia. Ini kurang lebih yang akan dibicarakan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Optimisis, BCA Targetkan Penyaluran Kredit Tumbuh 10 Persen di 2026
-
2 Jenis Pangan Ini Harganya Bakal Meroket Jelang Ramadan
-
Harga Bawang Putih Naik, Mendagri Bunyikan Alarm Inflasi
-
Kuota BBM Pertalite Turun di 2026 Hanya 29,27 Juta KL
-
Mendagri Wanti-wanti Tingkat Inflasi, Harga yang Diatur Pemerintah Dilarang Naik
-
BPH Migas Klaim Hemat Rp4,98 Triliun Karena Subsidi Lebih Tepat Sasaran
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
BRI Tanggap Bencana Sumatera Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang Lewat Program Ini Sekolahku
-
Danantara Akan Atur Pemanfaatan Lahan yang Dirampas Satgas PKH dari 28 Perusahaan
-
Proyek Internet Rakyat Besutan Emiten Milik Hashim Mulai Uji Coba