Suara.com - Dubai Port World tertarik untuk berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus dan Pelabuhan Tanjung Carat Tanjung Api-Api, Kabupaten Banyuasin. Pihak DPW sudah meninjau.
"Tim Dubai Port World sudah melakukan peninjauan ke KEK dan Tanjung Api-Api sehingga mereka tertarik untuk berinvestasi," kata Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin di Palembang, Rabu (16/3/2016).
Tim Dubai Port segera menindaklanjuti rencana investasi tersebut setelah melihat langsung potensi KEK dan Tanjung Carat Tanjung Api Api. Tim Dubai Port World telah memiliki gambaran yang lebih luas terkait potensi investasi kawasan ekonomi khusus dan Tanjung Api-Api terutama setalah melakukan diskusi diskusi bersama dengan jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel.
"Dalam diskusi tersebut dibahas tentang rencana pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat, pengembangan kawasan ekonomi khusus, termasuk pembangunan Jalan Tol Palembang-Tanjung Api-Api," ujar dia.
Selain itu dalam pertemuan itu juga dibahas rencana pengelolaan alur Sungai Musi.
"Melihat potensi yang ada tersebut mereka tertarik untuk berinvestasi," kata Gubenur.
Alex menambahkan, pengembangan KEK memang untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Sumsel sehingga harus didukung bersama.
Sementara itu, Senior Vice President Economic Zones World Adil Al Z dalam pertemuan itu mengatakan, dengan kondisi kawasan ekonomi khusus sekarang pihaknya yakin daerah ini semakin berkembang.
"Apalagi pengembangan kawasan ekonomi khusus Sumsel didukung semua pihak," kata Adil. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah
-
Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi
-
Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta
-
ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok
-
Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT
-
Pemerintah Hemat Rp 130,2 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM
-
Kemenperin: Industri Kimia dan Petrokimia Mulai Terimbas Konflik Timur Tengah
-
ASN WFH Tiap Jumat, Mensesneg Klaim Jadi Momentum Transformasi dan Efisiensi
-
Indeks Kepercayaan Industri Anjlok di Februari, Tapi Masih di Zona Ekspansi
-
Harga BBM Pertamax Cs Dipastikan Naik, Tapi Besarannya Belum Pasti