Suara.com - Pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016 menargetkan penerimaan pajak sebesar Rp1.546,7 triliun. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 28 persen jika dibandingkan target penerimaan pajak dalam APBN 2015 sebesar Rp1,294 triliun.
Untuk mengejar target penerimaan pajak 2016, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan akan menyasar kalangan artis. Pasalnya, kalangan selebritis memiliki potensi untuk menggenjot target penerimaan pajak mengingat penghasilan mereka yang cukup besar.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Kemenkeu, Mekar Satria Utama mengungkapkan, “Kita akan terus kerja target penerimaan pajak. Sekarang kan juga sudah ada pelaporan SPT pajak lewat E-filling ini juga akan kita genjot, sekarang penggunanya sudah ada tujuh juta. Tinggal kita pikirkan bagaimana memanfaatkan potensinya, misalnya Wajib Pajak Artis, ini potensinya juga besar,” kata Mekar saat ditemui di kantornya, Senin (28/3/2016).
Hal senada juga diungkapkan olehDirektur Pemeriksaan dan Penagihan Pajak Direktorat Jenderal Pajak Edi Slamet Irianto. Edi mengatakan, pihaknya sudah memberikan himbauan kepada para selebritis di Tanah Air untuk segera melaporkan SPT Pajak hingga akhir bulan ini.
“Kita kan sudah memberikan imbauan, kalau belum dijalankan kami akan lakukan pemeriksaan. Jadi semua merata, biar lebih adil. Yang tidak ber-NPWP lebih banyak. Kita fokus semua yang berpotensi, tidak cuma si A, si B, selebritis, pokoknya yang sudah seharusnya bayar. Itu yang akan kita fokuskan ,” katanya.
Sebagaimana diketahui, rendahnya penerimaan pajak Indonesia salah satunya disebabkan tingkat kepatuhan wajib pajak masih rendah, baru 30 persen wajib pajak yang membayar pajak. Jika dibandingkan dengan kepatuhan pembayaran Malaysia yang sudah mencapai 80 persen wajib pajak terdaftar, kinerja penerimaan pajak di Indonesia memang tertinggal jauh. Ini tak lepas dari administrasi perpajakan di Indonesia yang memang masih tertinggal.
Malaysia dengan sistem e-government modern telah menerapkan nomor kependudukan yang berfungsi seperti Social Security Number di Amerika Serikat. Pemerintah Malaysia menggunakan nomor penduduk sekaligus untuk administrasi KTP, pendaftaran pendidikan, daftar pemilih sukan raya (Pemilu), paspor, Surat Ijin Mengemudi dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Berita Terkait
-
Diskon Pajak Tak Lagi Rp0 : Benarkah Tarif Mobil Listrik Kini Setara Kendaraan Bensin?
-
Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak
-
DJP Tunggu Restu Purbaya soal Kebijakan Pajak E-commerce
-
Pramono Anung Bakal Pangkas Pajak Warga Jakarta, Ini Bocoran Kebijakan Barunya
-
Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar
-
Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik, ESDM Ungkap Penyebabnya
-
Harga BBM Dijaga Tetap Stabil, Pertamina Imbau Masyarakat Hemat Energi
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu, Telur Ayam Rp32.300 per Kg
-
Sukuk PNM Tembus Panggung Dunia, Menang di The Asset Awards 2026 Hong Kong
-
Harga BBM RI Naik, Emas Antam Langsung Meroket
-
Impor Minyak Rusia Mulai Jalan, Pakar Ingatkan Risiko Ketahanan Energi RI
-
Diam-diam Harga BBM RI Naik, Janji Manis Prabowo Hanya Kuat 17 Hari?