Suara.com - Kita selalu memiliki anggapan bahwa kebutuhan kita menjadi prioritas yang harus dipenuhi dan tabungan bukan menjadi kebutuhan yang termasuk dalam daftar prioritas. Maka tak heran bila Anda dengan mudah menemui warga Indonesia yang sudah bekerja namun tak memiliki tabungan. Ketika ditanya mengapa, jawaban memenuhi kebutuhan yang selalu meningkat harganya seolah alasan utama.
Benarkah kita tidak bisa menabung karena kebutuhan kita yang semakin banyak, semakin mahal, serta harus dipenuhi? Benarkah kegagalan membangun dan mempertahankan sikap disiplin menabung ini juga didukung oleh nominal pendapatan yang relatif rendah? Pertanyaan seperti ini layak kita tanyakan pada diri sendiri, benarkah faktor-faktor ini yang menyebabkan kita menjadi orang yang memang pasrah tak memiliki persiapan dalam menghadapi masa depan dengan salah satunya adalah persiapan finansial?
Persiapan untuk menghadapi kehidupan yang berbeda di masa depan sesungguhnya harus kita lakukan se-dini mungkin. Nah, untuk membantu Anda lebih mudah dalam menabung meski dengan pendapatan yang relatif kecil, kami memiliki beberapa cara dan trik yang bisa Anda gunakan untuk menabung hingga 1 juta per bulan.
1. Kurangi Minum Kopi dan Nongkrong di Kafe
Jika Anda adalah orang yang sangat mementingkan gengsi sehingga sangat memilih tempat berkumpul seperti di kafe atau coffee shop. Anda tentu tahu berapa harga produk yang ditawarkan di tempat tersebut sesungguhnya tidak kecil. Alihkan biaya yang tadinya digunakan untuk membeli kopi menjadi dana tabungan masa depan
2. Bawa Air Minum dari Rumah
Tubuh kita memerlukan cukup banyak air. Terkadang kita merasa malas untuk membawa sendiri air minum karena tidak praktis. Akan tetapi, ketahuilah bahwa pengeluaran yang Anda lakukan untuk membeli air minum bisa menjadi pengeluaran yang cukup besar ketika di-akumulasi dalam sebulan. Jika Anda mulai membiasakan diri membawa air minum untuk ke kantor atau sekolah, Anda bisa menjadikan dana air minum ini sebagai dana tabungan.
3. Cari Barang yang Bermanfaat, Bukan Murahan
Ketika berhemat, Anda memerlukan sesuatu yang ekonomis. Tidak sekadar murah namun juga harus tetap memiliki manfaat. Atasi hal ini dengan membeli kebutuhan terutama ketika sedang musim. Hal ini akan memberikan manfaat bagi Anda berupa harga yang lebih murah sehingga pengeluaran Anda bisa lebih hemat.
4. Hindari Kebiasaan Membuang-Buang Makanan
Di belahan dunia lain, ada ribuan bahkan jutaan orang yang bahkan tidak mendapatkan kesempatan makan 3 kali sehari. Selalu beli makanan sesuai dengan kebutuhan Anda. Selain menghemat pengeluaran, Anda juga tidak akan terbebani dengan bahan makanan melimpah di dalam kulkas, serta turut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan dengan tidak menyumbang sampah makanan yang terbuang sia-sia setiap tahunnya.
5. Hemat Bukan Berarti Pelit
Terkadang sesuatu yang diberi label praktis dan ekonomis justru tidak bersahabat dengan isi dompet kita. Hati-hati dengan label ini. Anda perlu lebih cermat dalam menentukan barang mana yang akan Anda beli untuk memenuhi kebutuhan Anda dan jangan selalu membeli barang dengan harga yang paling rendah. Kalkulasi lagi harga tersebut dengan kuantitas dan bandingkan pula berdasarkan kualitasnya. Anda harus berhemat, bukan menjadi pelit apalagi terhadap diri sendiri.
6. Gunakan Barang Generik
Loyalitas pelanggan terhadap merek bisa jadi sangat memengaruhi keputusan pembelian. Sekali-kali, Anda perlu mengubah kebiasaan ini. Cobalah menggunakan produk generik yang tentunya secara finansial bisa membantu Anda menjadi hemat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
Terkini
-
Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global
-
Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi
-
Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan
-
125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!
-
Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya
-
Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!
-
Harga Avtur Naik 70%, Nasib Tarif Tiket Pesawat Gimana?
-
LPDB Koperasi Perkuat Skema Penyaluran Dana Bergulir untuk Dukung Operasional KDKMP