Suara.com - Pada hari Selasa (10/5/2016) dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pembiayaan (PKP) antara Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan Bank Artha Graha Internasional dalam rangka penyaluran pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Andy Kasih dan Indra S. Budianto, mewakili Bank Artha Graha Internasional, yang berlangsung di Ruang Auditorium, Kementerian Koperasi dan UKM, Kuningan, Jakarta Selatan.
Melalui kerjasama ini diharapkan dapat mendorong kegiatan ekonomi yang lebih produktif dan dapat meningkatkan jumlah wirausahawan di Indonesia, sehingga tercipta pertumbuhan perekonomian yang berkesinambungan.
Bank Artha Graha Internasional merupakan salah satu Bank yang ditunjuk oleh Pemerintah sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal ini sejalan dengan program kerja Bank Artha Graha Internasional dan Artha Graha Peduli untuk pembiayaan produktif kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Koperasi serta para binaan Artha Graha Peduli.
“Kami bekerjasama dengan Kementerian Koperasi & UKM untuk mendukung program Pemerintah dalam rangka mewujudkan kebutuhan masyarakat agar dapat memanfaatkan produk dan layanan perbankan sesuai dengan usahanya”, kata Andy Kasih, Direktur Utama Bank Artha Graha Internasional dalam keterangan resmi, Selasa (10/5/2016).
Saat ini Bank Artha Graha Internasional telah memiliki jaringan kantor yang tersebar di 22 Provinsi di seluruh Indonesia, dengan didukung oleh 117 kantor layanan. Bank Artha Graha Internasional juga menyediakan beragam produk dan layanan untuk simpanan dana maupun pembiayaan bagi usaha-usaha produktif sesuai kebutuhan pada berbagai segmen dan usia.
Berita Terkait
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
-
BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok