Menurutnya, harga daging sapi rata-rata berada di sekitar Rp110.000. Peningkatan harga daging sapi hingga di atas Rp100.000 mulai terjadi pada bulan Juli tahun 2015. Sejak saat itu, harga daging sapi di tingkat konsumen tidak pernah kembali di bawah Rp100.000 per kg.
Pada bulan Mei, harga daging sapi di pasar-pasar Jakarta sempat menembus harga Rp120.000 per kg untuk jenis daging Has luar.
Meskipun pada bulan Mei 2016 komoditas daging sapi mencatat inflasi relatif rendah, yaitu 0,24 persen (mtm), bertahan harga daging sapi di level tinggi perlu mendapat perhatian, agar masyarakat mampu membeli dan tetap dapat mengonsumsinya.
Walau demikian, inflasi volatile food masih tertahan oleh penurunan harga pada subkelompok padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya, serta bumbu-bumbuan, sejalan masih berlangsung musim panen.
Antisipasi pengadaan beras oleh Jakarta, bekerja sama dengan Bulog, dapat menjaga pasokan beras di Jakarta secara normal.
Upaya ini mampu mencegah terjadi lonjakan harga beras di Jakarta. Pada bulan Mei 2016 beras mengalami deflasi sebesar 0,35 persen (mtm).
Sedangkan subkelompok bumbu-bumbuan masih melanjutkan tren penurunan, didorong oleh masih turun harga cabai merah di pasar.
Berbagai perkembangan harga ini membawa kelompok bahan makanan mengalami inflasi sebesar 1,08 persen (mtm).
Inflasi juga dipicu oleh kenaikan harga beberapa komoditas pada kelompok inti, walau masih relatif terbatas.�Sumber kenaikan harga berasal dari kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 0,20 persen (mtm).� Sebelum memasuki bulan puasa, pengusaha makanan dan minuman jadi terus meningkatkan produksi sebagai persiapan puasa dan Idulfitri.
Di samping itu, inflasi juga didorong oleh kenaikan harga bahan baku produksi makanan jadi. Bahan baku makanan jadi yang terpantau naik cukup tinggi yaitu gula pasir yang mengalami inflasi sebesar 6,92 persen (mtm).
Masih terjaga inflasi Mei 2016 didukung oleh kelompok administered prices yang kembali mengalami deflasi.
Kebijakan pemerintah terkait penurunan harga BBM bersubsidi dan nonsubsidi, berdampak pada deflasi kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan (0,19 persen mtm).� Deflasi utamanya disebabkan oleh dampak lanjutan dari penurunan angkutan dalam kota, dan penerapan penurunan tarif baru dilaksanakan pada penghujung April 2016, sehingga masih berdampak pada perkembangan inflasi Mei 2016.
Penurunan harga BBM jenis Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex dan Pertalite hingga Rp300 per liter, tidak terlepas dari tren harga minyak dunia yang masih rendah.
Memperhatikan kebijakan pemerintah terkait harga-harga komoditas energi serta pola perkembangan harga-harga dan pantauan terhadap beberapa komoditas di pasar-pasar di Jakarta, inflasi pada Juni 2016 diprakirakan tetap terkendali.
Langkah Pemprov DKI Jakarta dalam pengendalian harga pangan melalui operasi pasar, pasar murah serta pesan pengendalian harga pangan hingga berakhir Idulfitri dapat memengaruhi pergerakan harga di Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
XRP Tertekan di Bawah 2 Dolar AS, Harga Bakal Makin Turun?
-
Catat Waktunya! Emas Antam Bisa Tembus Rp 3 Juta/Gram Pekan Ini
-
Kemenperin Akan Guyur Dana Rp 318 Miliar untuk Pulihkan IKM Terdampak Banjir Sumatera
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Kekeringan Landa Padang, Kementerian PU Respon Cepat Krisis Air di Padang
-
PPRO Dorong Transformasi Bisnis Lewat Pendekatan Berbasis Pengalaman Konsumen
-
Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Akui Sentimen Pasar Negatif
-
Jadi Kandidat Deputi Gubernur BI, Dicky Kartikoyono Usung Penguatan Sistem Pembayaran
-
Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI
-
Nilai Tukar Rupiah Masih Ungguli Dolar AS, Ditutup ke Level Rp 16.782/USD