Suara.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong belum bisa memprediksi pertumbuhan investasi kuartal III lantaran adanya kebijakan tax amnesty yang diperkirakan menghambat laju pertumbuhan penanaman modal.
"Kenapa demikian, karena para pengusaha ini akan fokus terlebih dahulu ke tax amnesty. karena ini hanya program seumur hidup. Jadi investasi ada yang tertunda," kata Thomas Lembong saat di kantor BKPM, Jakarta Pusat, Senin (8/8/2016).
Kendati demikian, Thomas Lembong tetap optimistis perekonomian dan investasi di Indonesia mengalami pertumbuhan lebih baik dibandingkan pada kuartal-kuartal sebelumnya lantaran pemerintah mengekuarkan banyak kebijakan yang akan memberikan dampak positif bagi perekonomian.
Hal ini terlihat pada pertumbuhan ekonomi pada kuartal II tahun 2016, pertumbuhannya mencapai 5,18 persen. Angkanya jauh lebih tinggi di kuartal I yakni 4,92 persen.
"Cukup menarik, ini interpretasi saya. Kuartal II sangat spesifik di tengah ketidakpastian. Ada Undang-Undang tax amnesty, reshuffle kabinet, dan Brexit. Jadi ada ketidakpastian. Tapi tetap masih bisa tumbuh. Saya harap kuartal III ini investasinya bisa tumbuh juga," katanya.
Berita Terkait
-
Larangan Total Vape Dinilai Berisiko Ganggu Iklim Investasi
-
Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi
-
Bahlil Sedang Urus Tata Administrasi, Tambang Emas Martabe Mau di Nasionalisasi?
-
Moody's Tebar Peringatan Dini buat Prabowo: Kebijakan Ugal-ugalan!
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April
-
Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?
-
Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah
-
Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi
-
Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026