Suara.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong mengatakan tengah memetakan dan menyusun sektor-sektor ekonomi yang bisa mendongkrak sekaligus menarik investor.
"Pada dasarnya setiap sektor memiliki daya tarik. Jadi kami akan mengajak investor lebih ke sektor industri untuk mendongkrak perekonomian," kata Thomas Lembong di kantor BKPM, Jakarta Pusat, Senin (8/8/2016).
Thomas Lembong menambahkan posisi yang tepat untuk investasi sekarang yaitu bidang jasa lantaran sektor ini mampu mencetak pertumbuhan sebesar lima persen.
"Kedua, sektor pariwisata juga. Karena Presiden kan memerintahkan untuk membangun 10 Bali baru. Jadi ini berpotensi untuk menarik wisatawan asing," katanya.
Selain itu, kata Thomas Lembong, sektor pertanian, infrastruktur, industri, dan perdagangan juga akan dikembangkan, khususnya daerah luar Jawa.
"Ini bertujuan untuk membangun fondasi perekonomian di Indonesia agar lebih kuat dari guncangan jika perekonomian global tidak stabil. Sehingga pertumbuhan ekonomi bisa merata," katanya.
Thomas Lembong mengatakan pemerintah akan membuat aturan yang memudahkan investor. Tujuannya agar mereka merasa nyaman berinvestasi di Indonesia.
"Penting juga menciptakan iklim investasi yang aman. Salah satunya soal kebijakan. Jadi harus hati-hati dalam membuat kebijakan biar nggak njlimet," kata Thomas Lembong.
Berita Terkait
-
Jakarta Geser Jabar, Serap Investasi Rp78,7 Triliun di Triwulan I 2026
-
Baru 24,4 Persen, Realisasi Investasi Awal 2026 Sentuh Rp498,8 Triliun
-
Proyek Bioetanol Lampung Memasuki Tahap Baru
-
BKPM Permudah Izin KKPR Darat bagi Usaha Mikro
-
Keputusan Pengambilan Tambang Martabe Milik Agincourt Berada di Tangan Prabowo
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April
-
Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?
-
Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah
-
Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi
-
Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026