Suara.com - Harga minyak dunia naik pada Senin (9/8/2016) atau Selasa pagi WIB setelah kartel minyak OPEC akan mengadakan pertemuan informal bulan depan dan memperkirakan pasar "bearish" saat ini hanya bersifat sementara.
Anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) "dalam pembahasan konstan tentang cara-cara dan upaya-upaya untuk membantu memulihkan stabilitas bagi pasar minyak," kata OPEC dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Senin.
Pertemuan informal dari negara-negara anggota OPEC dijadwalkan berlangsung di sela Forum Energi Internasional ke-15 yang akan berlangsung di Aljazair pada 26-28 September, kata pernyataan itu.
"Penurunan baru-baru ini yang diamati pada harga minyak dan volatilitas pasar saat ini hanya sementara," kata Mohammed bin Saleh Al-Sada, menteri energi dan industri Qatar serta presiden kelompok itu saat ini, dalam pernyataannya.
"Perekonomian negara-negara konsumen minyak utama diharapkan membaik yang pada gilirannya akan meningkatkan permintaan minyak di kuartal mendatang...harga minyak akan meningkat selama sisa tahun ini," tambahnya.
Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September bertambah 1,22 dolar AS menjadi berakhir di 43,02 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman September, patokan global, bertambah 1,12 dolar AS menjadi ditutup pada 45,39 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Ini Formula Harga Minyak Mentah Indonesia Juli 2016Juni 2017
-
Pertamina Berhemat 91 Juta Dolar AS Berkat Pengadaan Minyak ISC
-
Harga Minyak Mentah Dunia Kembali Sentuh Titik Terendah
-
Ada Gangguan Pasokan, Minyak Mentah Dunia Diproyeksikan Naik
-
CPP Gundih Pertamina EP Potensi Menambah DBH Kabupaten Blora
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan
-
Penjelasan Kelola Dana Negara Rp200 T, Tegaskan Menkeu Tertipu Bank Himbara Hoaks
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana
-
Impor Tapioka Masih Tinggi, Pengusaha: Bukan Karena Stok Kurang, Tapi Harga Lebih Murah
-
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya