- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengklarifikasi izin Tambang Emas Martabe belum dicabut Kementerian ESDM.
- Presiden Prabowo menginstruksikan pengecekan ulang pelanggaran PT Agincourt Resources sebelum penentuan sanksi.
- Pencabutan izin Satgas PKH terhadap Tambang Martabe di Batang Toru terkait bencana November 2025.
Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengaku mendapat arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kembali ada tidaknya pelanggaran yang dilakukan PT Agincourt Resources, pemilik Tambang Emas Martabe.
Sebagaimana diketahui, izin tambang emas itu sebelumnya dicabut izinnya oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan atau Satgas PKH. Bahlil pun menegaskan, jika tidak terbukti melakukan pelanggaran, maka hak-hak Agincourt harus dipulihkan.
"Bapak Presiden sudah mengarahkan dalam rapat bahwa silahkan dicek, kalau memang tidak ada pelanggaran, harus kita pulihkan hak-hak investor. Dan kalau memang itu ada pelanggaran, ya diberikan sanksi secara proporsional," kata Bahlil di Istana Kepresidenan yang dikutip pada Kamis (12/2/2026).
Kini pertambangan milik Agincourt sedang dalam proses penalaan untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran. Bahlil juga mengaku telah berdiskusi dengan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq.
"Kemarin juga saya berdiskusi dengan Menteri Lingkungan Hidup, Pak Hanif, dan Pak Hanif juga lagi melakukan kajian. Insya Allah dalam waktu dekat sudah selesai. Dan feeling saya sih Insya Allah semuanya akan baik-baik saja," kata Bahlil.
Sebelumnya Bahlil mengungkap bahwa Kementerian ESDM belum secara resmi mencabut izin Tambang Emas Martabe. Meskipun pencabutan itu sebelumnya dilakukan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan atau Satgas PKH.
"Sampai dengan sekarang kan Martabe itu diumumkan untuk dicabut, tetapi pencabutannya itu kan dilakukan oleh Kementerian ESDM. Artinya, sampai dengan sekarang itu belum ada pencabutan untuk urusan administrasinya," kata Bahlil.
Tambang emas Martabe berada di kawasan hutan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Izinnya dicabut Satgas PKH bersama 27 perusahaan lainnya di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
Pencabutan izin dilakukan pasca-banjir dan bencana yang longsor yang terjadi pada akhir November 2025 di tiga provinsi tersebut.
Baca Juga: Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut
Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut izin 28 perusahaan dicabut karena dinilai terbukti melakukan pelanggaran pemanfaatan kawasan hutan.
Berita Terkait
-
PLTSa Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2027
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Menteri Bahlil Cs Dilantik Jadi DEN, HKI Soroti Kepastian Energi Hijau
-
Profil Peter Sondakh: Konglomerat Rajawali Corpora, 'Penguasa' Tambang Emas ARCI
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen
-
Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?
-
Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI
-
Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF
-
BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat
-
30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat
-
Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat
-
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan