Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Haryadi Sukamdani mengatakan, kondisi ketahanan energi nasional saat ini semakin mengkhawatirkan. Hal tersebut lantaran, permintaan energi tak sebanding dengan jumlah produksi energi di Indonesia.
"Secara alamiah hal ini pasti akan membuat harga mengalami kenaikan karena ketersediaannya terbatas," kata Haryadi dalam forum Ketahanan Energi di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Kamis (8/9/2016).
Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kepada pemerintah untuk memperbaiki tingkat cadangan energi di Indonesia. Salah satunya adalah yang saat ini menjadi sorotan investor adalah proyek listrik 35 ribu mw.
"Jadi apa yang menjadi masalah di pengembangan ini (listrik) karena ini menjadi hal utama penunjang pengembangan bisnis di Indonesia," katanya.
Selain itu, pengembangan EBT harus segera dipercepat. Pasalnya, EBT ini akan berperan menggantikan penggunaan energi fosil dalam 20 tahun yang akan datang. Akan tetapi, selama ini proyek tersebut masih terkendala oleh anggaran.
"Kita berharap pola pengembangan EBT tetap konsisten meski awalnya membutuhkan investasi tidak sedikit tetapi cukup menarik untuk tahun-tahun berikutnya," kata Haryadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI
-
Empat Kapal Pertamina Tertahan di Timur Tengah saat Perang AS dan Israel vs Iran Berkecamuk
-
Kemenkeu Umumkan PMI Manufaktur Indonesia Pecah Rekor di Februari 2026
-
Harga Gas Eropa Meroket Usai Kilang Qatar dan Arab Saudi Lumpuh Pasca Serangan Iran
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Airlangga Wanti-wanti Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Iran
-
Dorong Green Mining, PLN Salurkan 23.040 Unit REC PT Borneo Indobara
-
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Turun di Januari
-
Surplus Dagang RI Pada Januari 2026 Makin Ciut, Terendah Sejak 2021
-
Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot