Perusahaan pengembang, Gunung Samudera Group (GSG) akan melakukan peletakan batu pertama (Groundbreaking) pembangunan properti senilai Rp200 miliar di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.
"Groundbreaking akan dilaksanakan pada 30 Oktober 2016 dengan nilai investasi sebesar Rp200 miliar," kata Dirut Gunung Samudera Group Robinson Saalino, di Yogyakarta, Senin (3/10/2016).
Ia menuturkan, properti yang dinamakan South Mountain Paradise itu berada di atas lahan seluas 30 hektare, serta memiliki 390 unit kondotel, 80 unit resor, dan 70 unit villa.
Ia mengatakan, properti tersebut memiliki beberapa kelebihan menarik. Pertama, lokasi South Mountain Paradise berada tepat di pinggir pantai.
"Hanya di lokasi ini yang propertinya berada di pinggir pantai, sekitar 100 meter dari pantai. Jadi lokasinya tidak ada duanya di DIY," katanya.
Kedua, semua unit sudah memiliki sertifikat hak milik (SHM). Ketiga, dengan pembangunan properti itu maka perekonomian masyarakat akan bergerak.
"Dengan adanya resor ini, kami optimistis mampu menggerakkan perekonomian masyarakat setempat. Karena masyarakat sangat mendukung, itu sebab kami melibatkan mereka sebagai pekerja di dalam proyek tersebut," terang dia.
Ia menambahkan, total pekerja konstruksi untuk pembangunan properti ini mencapai sebanyak 300 orang.
"Semuanya dari tenaga kerja kontruksi PT Gunung Samudera Tirtomas, yang merupakan anak usaha GSG. Pembangunan akan selesai pada akhir 2019, jadi awal 2020 properti sudah beroperasi," papar Robinson. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Mohon Bersabar Emak-emak! HET MinyaKita Pasti Naik Tapi Harganya Belum Ditentukan
-
Pemicu IHSG Anjlok 3% hingga 716 Saham Merah di Perdagangan Sesi I
-
IHSG Kacau-Balau, Analis Sarankan Investor Ritel Hati-hati dan Perlu Jaga Modal
-
Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk
-
Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500
-
IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar
-
Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi
-
Wujud Swasembada Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari di Denpasar
-
3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP
-
Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus