Pada hari Kamis (20/10/2016), bertempat di Gedung Purantara Mitra Angkasa Dua, Tangerang, telah terjadi penanda tanganan Kerjasama antara JAS Airport Services dan Angkasa Pura Hotel (APH) dalam hal Pembangunan dan Pengelolaan Lounge Internasional di Terminal 2 Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur.
Penanda tangan kerjasama ini adalah Adji Gunawan selaku Presdir JAS dan Dhani Thaharsyah, Dirut APH.
Lounge yang tengah dibangun ini akan dinamakan Concordia Premier Lounge dengan target operasi di awal tahun 2017. Berlokasi di Area Keberangkatan Terminal 2 SUB, lounge seluas 468 m2 dan kapasitas 103 kursi, akan dilengkapi dengan fasilitas Ruang Tunggu Eksekutif, Ruang Pertemuan, Ruang Bisnis, Mushala, Kamar Mandi, Aneka Makanan dan Minuman, dan Wifi.
" Kami bersyukur atas terbentuknya sinergi kompetensi antar JAS dan APH lewat pengelolaan lounge internasional di Terminal 2 SUB. Sebagai perusahaan swasta nasional yang bermitra dengan anak usaha BUMN, kami berharap agar lounge ini menjadi nilai tambah bagi Terminal 2 SUB dan kerjasama yang telah terjalin dapat terus berlangsung dengan baik ke depannya. Kami juga tidak menutup kemungkinan akan bentuk kerjasama lain yang bisa dibangun bersama anak usaha BUMN selain APH," kata Adji Gunawan, Presdir JAS dalam keterangan resmi, Kamis (20/10/2016).
JAS Airport Services adalah perusahaan penyedia jasa layanan pendukung kebandar udaraan yang beroperasi di 12 airport seluruh Indonesia. JAS Airport Services memiliki 6 layanan yaitu: Layanan ground handling (mengurusi penumpang, bagasi dan pesawat selama di darat), Layanan cargo handling, Layanan Premier Lounge di CGK, DPS dan sekarang di SUB, Layanan Priority Check In Lounge (khusus tamu-tamu first & business class) dan Layanan ASA (Airport Special Assistance) dan Layanan Learning Center (dengan program pendidikan bagi calon ground handler dan Flight Attendant).
Dengan kompetensi selama 32 tahun dan 3.000 SDM yang dimiliki, sejauh ini JAS telah melayani kebutuhan ground handling bagi 35 pelanggan maskapai asing dan dosmetik, 150 shippers, 30 perusahaan pelanggan ASA, 66.000 frekuensi penerbangan, 265.000 ton kargo dan 19 juta penumpang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan