Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan pada Oktober 2016 Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nonmigas atau indeks harga grosir/agen turun sebesar 0,20 persen terhadap bulan sebelumnya. Penurunan IHPB tertinggi terjadi pada Kelompok Barang Ekspor Nonmigas sebesar 1,32 persen.
"IHPB Bahan Bangunan/Konstruksi pada Oktober 2016 naik sebesar 0,07 persen terhadap bulan sebelumnya, antara lain disebabkan kenaikan harga komoditas tanah urug sebesar 1,44 persen, batu bata 0,82 persen, kerikil dan sirtu alam 0,81 persen, pendingin ruangan 0,73 persen, dan pasir 0,40 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam keterangan resmi, Selasa (1/11/2016).
IHPB Bahan Baku, Barang Konsumsi, dan Barang Modal pada September 2016 masing-masing mengalami kenaikan sebesar 0,31 persen, 0,08 persen, dan 0,20 persen terhadap bulan sebelumnya.
Peta kondisi Indeks Harga Produsen Kuartal III 2016
Indeks Harga Produsen (IHP) triwulan III-2016 naik 0,91 persen terhadap triwulan II-2016 (q-to-q) dan naik 1,84 persen terhadap triwulan III-2015 (y-on-y).
IHP Sektor Pertanian triwulan III-2016 naik 1,06 persen terhadap triwulan II-2016 (q-to-q) dan naik 1,94 persen terhadap triwulan III-2015 (y-on-y).
IHP Sektor Pertambangan dan Penggalian triwulan III-2016 naik 3,97 persen dibandingkan triwulan II-2016 (q-to-q) dan naik 1,83 persen terhadap triwulan III-2015 (y-on-y).
IHP Sektor Industri Pengolahan triwulan III-2016 naik 0,49 persen terhadap triwulan II-2016 (q-to-q), demikian pula terhadap triwulan III-2015 (y-on-y) naik 1,81 persen.
IHP Sektor Akomodasi, Makanan dan Minuman triwulan III-2016 naik 0,35 persen terhadap triwulan II-2016 (q-to-q) dan naik 1,03 persen terhadap triwulan III-2015 (y-on-y).
"IHP Sektor Angkutan Penumpang triwulan III-2016 naik 4,38 persen terhadap triwulan II-2016 (q-to-q) demikian pula terhadap triwulan III-2015 (y-on-y) naik 3,50 persen," tutup Suhariyanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
BEI: 2 Emiten Konglomerat Bakal IPO, Ini Bocorannya
-
PLTSa Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2027
-
Saham BUMI Terkoreksi Tajam Usai Lonjakan Signifikan, Ini Kata Analis
-
Bank Indonesia Gabung dengan Proyek Nexus, Apa Untungnya?
-
Purbaya soal Bos BEI-OJK Mundur: Pertanda Baik, Mereka Salah dan Harus Tanggung Jawab
-
Pesan Purbaya ke Investor: Jangan Cemas soal Investasi di RI, Saya Menteri Pintar
-
Mayoritas Harga Pangan Turun, Cabai Rawit Merah Masih Naik Tembus Rp 62.000/kg
-
CIMB Niaga Dorong Masyarakat Kelola Gaji Secara Eifisien
-
AS - Iran Memanas di Selat Hormuz, Brent Tembus 67 Dolar AS
-
Dolar AS Menguat, Rupiah Turun ke Level Rp16.766