- BEI mengonfirmasi dua perusahaan besar sektor infrastruktur akan melaksanakan penawaran umum perdana saham (IPO) tahun 2026.
- BEI menargetkan 50 perusahaan melangsungkan IPO pada 2026, termasuk enam perusahaan berkategori *lighthouse company*.
- Target BEI 2026 meliputi peningkatan RNTH menjadi Rp14,5 triliun dan penambahan dua juta investor baru.
Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan ada beberapa perusahaan berskala besar akan melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering /IPO).
Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna, mengatakan ada dua perusahaan berskal besar yang akan mengajukan IPO.
"Konglomerasi saya belum melihat di pipeline, tapi yang lighthouse IPO, yang tipenya lighthouse IPO ada dua," katanya di Gedung BEI, Rabu (4/2/2026).
Dia mengatakan, dua emiten yang tipenya perusahaan besar berada di sektor infrastruktur. Namun untuk waktunya, BEI harus meninjau laporan keuangannya tersebut.
"Sektornya infrastruktur. Kemarin mereka menyampaikan review atas laporan keuangannya, nanti saya cek lagi kalau terjadi laporan keuangannya," ujarnya.
Sebagai informasi, BEI menargetkan 50 perusahaan dapat melangsungkan IPO sepanjang 2026. Termasuk enam perusahaan berkapitalisasi besar atau lighthouse company.
Target tersebut meningkat signifikan dibanding 2025, di mana sebanyak 26 perusahaan mencatatkan saham perdana dengan total dana dihimpun Rp18,11 triliun.
Dengan capaian tersebut, jumlah perusahaan tercatat di BEI kini mencapai 969 perusahaan.
Selain itu, BEI juga menargetkan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) sebesar Rp14,5 triliun dan penambahan dua juta investor baru pada 2026.
Baca Juga: Saham BUMI Terkoreksi Tajam Usai Lonjakan Signifikan, Ini Kata Analis
Optimisme terhadap pasar modal semakin kuat seiring kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang akan membaik. Apalagi, pemerintah menargetkan IHSG akan berada di level 10.000 di tahun 2026.
Berita Terkait
-
Tommy Soeharto Lepas Semua Saham HITS, Intip Kondisi Keuangannya
-
Aksi Borong Danantara Dongkrak Laju IHSG ke Level 8.000 Siang Ini
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
Petinggi Borong Saham BBCA saat Harga Diskon, Berapa Targetnya?
-
IHSG Masih Terjungkal pada Selasa Pagi ke Level 7.888
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China
-
Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!
-
Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat
-
BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo
-
5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis
-
Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran