Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia 2016 di kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, hari ini. Dalam sambutan, Sri Mulyani mengingatkan kepada pegawai untuk hari-hati dengan korupsi.
“Sebagai institusi harus terus-menerus melakukan evaluasi, apakah di dalam bisnis proses kita, dalam kita bekerja masih terdapat titik-titik rawan yang memang menciptakan peluang atau menciptakan godaan bagi seluruh staf kita dan jajaran pejabatnya. Sesuatu godaan yang sulit untuk dihadapi," kata Sri Mulyani.
Sri Mulyani menambahkan selama ini Ditjen Pajak telah melakukan banyak reformasi birokrasi yang dimulai saat dirinya menjabat sebagai Menteri Keuangan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Selain itu, kata dia, Ditjen Pajak telah melakukan upaya-upaya khusus yang bertujuan untuk memerangi korupsi, seperti inovasi pelayanan atau jasa agar pegawai tidak banyak berinteraksi dengan para wajib pajak.
“Agar para WP tidak banyak interaksi dengan fiskus dengan introduce penyerahan SPT, pendaftaran NPWP melalui online. Tujuannya agar masyarakat maupun pegawai pajak sendiri memiliki kepercayaan, mereka bisa laporkan korupsi yang ada di DJP," ujarnya.
Sri Mulyani mengimbau agar mekanisme whistle blower ini dijaga dan dijalankan konsisten. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir celah bagi pegawai pajak melakukan praktik korupsi.
Tag
Berita Terkait
-
Mengenal Gates Foundation, Yayasan Milik Bill Gates yang Gandeng Sri Mulyani
-
Tugas Sri Mulyani Usai Dapat Jabatan dari Bill Gates
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Marak PHK Massal di 2025, Purbaya Singgung Ekonomi Lemah Sejak Era Sri Mulyani
-
Lama Tak Ada Kabar, Sri Mulyani Ternyata Punya Pekerjaan Baru di Luar Negeri
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Profil PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP): Pemegang Saham dan Kinerja
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Bisa Dibeli Hari Ini, Simak Jadwal Lengkapnya
-
Promo Tiket Pesawat Pelita Air Periode 1-28 Februari 2026
-
Daftar Website Freelance 2026 dengan Gaji Dolar
-
Rincian Gaji dan Skema Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG Makan Bergizi Gratis
-
Raksasa Ritel Jepang Perluas Ekspansi di RI, Incar Kawasan Pinggiran
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen