Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai Ketua Panitia Seleksi akan memilih 21 calon Anggota Komisioner Otoritas Jasa Keuangan untuk diajukan kepada Presiden Joko Widodo dan selanjutnya menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Dewan Perwakilan Rakyat.
"Presiden Joko Widodo akan memilih 21 calon tersebut menjadi 14 calon untuk diajukan ke DPR," kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (16/1/2017).
Selanjutnya DPR akan menyeleksi 14 calon tersebut menjadi tujuh anggota Dewan Komisioner OJK terpilih periode 2017-2022.
Panitia Seleksi Pemilihan Anggota Dewan Komisioner OJK mengharapkan tujuh anggota baru tersebut dapat dilantik pada 21 Juli 2017, sebelum masa jabatan anggota komisioner 2012-2017 habis pada 23 Juli 2017.
Sri Mulyani mengatakan semua kalangan, termasuk politisi, dapat mendaftar dan mengajukan proposal untuk menjadi anggota komisioner OJK.
"Begitu juga petahana. Kami tidak memberikan perbedaan antara petahana dan calon lainnya. Landasan kami, kriteria calon sesuai UU OJK," ujarnya.
Pendaftaran calon anggota komisioner OJK akan dibuka mulai Selasa (17/1), selama 12 hari, hingga 2 Februari 2017 pukul 24.00 WIB. Pendafataran hanya dilakukan melalui internet di situs www.seleksi-dkojk.kemenkeu.go.id.
Syarat untuk menjadi calon komisioner OJK, lanjut Sri, adalah pertama merupakan Warga Negara Indonesia. Kedua, memiliki akhlak, moral, dan integritas yang baik. Ketiga, taat hukum. Keempat, tidak pernah dinyatakan pailit atau tidak pernah menjadi pengurus perusahaan yang menyebabkan perusahaan pailit. Kelima, sehat jasmani.
Keenam, calon berusia paling tinggi 65 tahun saat ditetapkan.
"Selanjutnya, memiliki pengalaman dan keahlian di sektor jasa keuangan. Kedelapan tidak pernah dipenjara berdasaran putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap," kata dia.
Adapun Pansel terdiri dari sembilan anggota yakni Sri Mulyani sebagai Ketua dan anggota mewakili pemerintah, Agus Martowardojo sebagai anggota mewakili Bank Indonesia, Darmin Nasution sebagai anggota mewakili pemerintah, Hadiyanto sebagai anggota mewakili pemerintah.
Kemudian Erwin Rijanto sebagai anggota mewakili Bank Indonesia, Tony Prasetiantono sebagai anggota mewakili akademisi, Gunarni Soeworo sebagai anggota mewakili industri perbankan, Margaret Mutiara Tang sebagai anggota mewakili industri pasar modal, Ariyanti Suliyanto sebagai anggota mewakili industri keuangan non-bank.
Anggota Pansel ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 5/P Tahun 2017. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya
-
Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung
-
Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru
-
RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni
-
Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
-
Habiburokhman Sentil Konten Eben Martono: Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin Bisa Dipidana
-
Prabowo Bangga Setiap Timnas Bertanding, Merah Putih Mampu Menyatukan Seluruh Rakyat Indonesia