Saat ini masyarakat kembali dikejutkan oleh malpraktik koperasi. Salman Nuryanto yang mengatasnamakan Pandawa Grup atau Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Mandiri Grup yang berada di Depok. Konon lebih kurang 1000 masyarakat tertipu oleh aktifitas koperasi ini.
"Lagi-lagi investasi bodong yang mengatasnamakan koperasi terjadi di negeri ini," kata Ketua Umum Asosiasi Manajer Koperasi Indonesia (AMKI) Sularto, dalam keterangan resmi, Senin (23/1/2017).
Dengan memberikan bunga balas jasa atau pengembalian dari investasi perbulan 10 per bulan konon Rp500an miliar telah berhasil dihimpun oleh koperasi abal-abal ini.
Sularto merasa prihatin dengan terus berulangnya kejadian investasi bodong yang mengatasnamakan koperasi. "Kami menyerukan kepada pembina perkoperasian di Indonesia dalam hal ini pemerintah untuk lebih jeli, teliti dan memberikan pengawasan terhadap praktik semacam ini," ujar Sularto.
AMKI juga menyerukan gerakan koperasi dalam hal ini Dekopin, Dekopinwil dan Dekopinda untuk aktif mensyiarkan berlaku prinsip dan nilai koperasi ditegakkan dalam praktik berkoperasi di Indonesia. Selain itu, AMKI juga mengajak seluruh elemen koperasi di negeri ini untuk ikut mengawasi setiap malpraktik koperasi yang terjadi. "Definisi malpraktik adalah jika koperasi dalam kegiatannya nyata-nyata melanggar prinsip dan nilai koperasi," jelas Sularto.
Sularto menegaskan bahwa koperasi adalah bangun usaha bersama yang terdiri dari kumpulan orang yang di dalamnya anggota berhak memberikan mekanisme kontrol melalui RAT dan mekanisme manajamen lain yang dibuatkan prosedurnya sesuai AD/ART.
Koperasi yang nyata-nyata hanya berorientasi mengumpulkan modal apalagi diputar untuk money game dan pengurus atau ketuanya memiliki tujuan lain harus dinyatakan melanggar dari ketentuan berkoperasi yang benar.
"Kalah cepatnya otoritas perkoperasian kita mengetahui praktik ini nyata-nyata telah merugikan masyarakat yang tidak utuh mengetahui koperasi yang sebenar-benarnya koperasi," tutur Sularto.
Baca Juga: Koperasi Masuk Era Digital, Produksi Smartphone
Atas keprihatinan terhadap segala penyimpangan berkoperasi, AMKI membuka pengaduan malpraktik koperasi seperti : simpanan tidak bisa diambil, perlakuan kasar manajemen koperasi terhadap anggotanya, penyertaan/investasi bodong dan berbagai kegiatan yang nyata-nyata telah merugikan anggota koperasi dan masyarakat.
AMKI mengajak kepada semua unsur perkoperasian di Indonesia untuk menjaga ditegakkannya prinsip dan nilai berkoperasi.
"Dan kami menekankan para pelaku koperasi untuk menggalakkan pendidikan berkoperasi yang benar agar masyarakat kita tidak mudah dikelabuhi oleh janji manis oknum yang mengatasnamkan koperasi namun jauh dari penerapan prinsip dan nilai koperasi. Pengaduan bisa dilayangkan ke Nomor HP 081285127765 melalui SMS/WA atau email kabaramki@gmail.com. Semoga dengan membuka program pengaduan ini AMKI turut aktif dalam menciptakan koperasi yang maju dan beretika ke depan," pungkas Sularto.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
IPC TPK Catat Pertumbuhan Arus Petikemas 8,7% pada Awal 2026
-
Pacu Daya Saing Investasi, Perusahaan RI Butuh Panduan untuk Eksekusi Strategi ESG
-
Harga Emas Antam Naik-Turun, Hari Ini Terpeleset Jadi Rp 3,04 Juta/Gram
-
Meningkat Rp17 Triliun, Aset Konsolidasi BPKH Tahun 2026 Tembus Rp238,9 Triliun
-
Survei OJK: Perbankan Tetap Solid di Awal 2026, Meski Inflasi dan Rupiah Jadi Tantangan
-
Donald Trump Rilis 172 Juta Barel Cadangan Minyak AS
-
Daftar Capaian Danantara Selama Setahun Berdiri
-
Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS ke Level Rp16.893
-
IHSG Dibuka Berbalik Menguat ke 7.398, Tapi Ancaman Koreksi Masih Mengintai
-
Donald Trump Klaim AS Menang Lawan Iran: Perang Ini Telah Usai