Ketua umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPN APTI), Agus Parmuji berpendapat, kerja sama antar daerah penghasil tembakau yang konstruktif dapat menjadi salah satu tolok ukur bagi perubahan konstelasi industri tembakau di Indonesia. Kerjasama ini merupakan bentuk dari perubahan pendekatan yang lebih dalam menghadapi tantangan-tantangan baru.
“Peran penting APTI dalam percaturan pertembakaun diharapkan mampu membawa terwujudnya kesejahteraan petani tembakau, terutama perjuangan tentang regulasi terkait import tembakau dari luar negeri,” kata Agus pada Musyawarah Daerah DPD APTI Lampung di Islamic Centre, Sukadana, Lampung Tengah, Senin (30/1/2017).
Agus mengatakan, penguatan kelembagaan dan kerja sama antar daerah penghasil tembakau sangat diperlukan untuk memperlancar pelaksanaan program kerja APTI. Hal ini merujuk pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) APTI, serta Amanat Rakernas di Kuningan, Jawa Barat tahun lalu, yang menyatakan, keputusan Musda sebagai dasar pelaksanaan tugas dan tanggung jawab periode kepengurusan 2017-2022, karena APTI sebagai organisas profesi di tingkat nasional yang telah memiliki badan hukum yang sama.
Oleh karena itu, di semua tingkatan harus mempunyai legalitas yang sama, yaitu Badan Hukum Indoesia (BHI).
“APTI memiliki visi dan misi yang sama, yaitu memperjuangkan petani tembakau Indonesia agar lebih sejahtera dan berdaulat,” tegas Agus.
Agus menegaskan, petani tembakau Indonesia harus berdaulat secara hukum, artinya harus memiliki payung hukum yang bisa melindungi para petani tembakau, yaitu UU Pertembakauan yang saat ini masih menunggu Surat Presiden (Surpres).
“Jika kedaulatan dan kemandirian bisa terwujud, maka kami yakin petani tembakau akan sejahtera,” ujarnya.
Diketahui, Musda DPD APTI Lampung dihadiri oleh Wakil Bupati Lampung Timur, perwakilan Dinas Perkebunan, dan 9 pengurus DPC APTI di Provinsi Lampung.
Baca Juga: Kemenkeu Diminta Naikkan Bea Masuk untuk Impor Tembakau
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
Terkini
-
Pemerintah Rogoh Rp911,16 Miliar untuk Diskon Transportasi Lebaran 2026
-
Selat Hormuz Membara, Bahlil Putar Haluan Impor Minyak ke Amerika
-
OJK Ungkap Banyak Masyarakat Masih Tertipu Pinjol Ilegal
-
Gawat! Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp98,54 Triliun, Kredit Macet Mulai Menghantui
-
Diproyeksi Tumbuh 7%, Perusahaan Asuransi Mulai Siapkan Ribuan Agen Hadapi Aturan Baru
-
Timur Tengah Membara, Bahlil Garansi Harga BBM Subsidi Gak Bakal Naik
-
OJK Keluarkan 3 Jurus Hadapi Ancaman Perang AS-Iran
-
Cara Harita Nickel Gerakkan Roda Ekonomi Kerakyatan
-
Kilau Berkah Ramadan: Tring! by Pegadaian Hadirkan Festival Seru di 10 Kota Besar Indonesia
-
Perang Iran-AS Terus Bergulir, IHSG Makin Merosot ke Level 7.939