QNB Group terus mempertahankan peringkatnya sebagai merek bank yang paling berharga di kawasan Timur Tengah dan Afrika, berdasarkan survei tahunan yang dilakukan oleh Brand Finance dan diterbitkan oleh Majalah The Banker, afiliasi dari Financial Times, surat kabar yang diakui oleh dunia internasional mengkonfirmasikan brand QNB sebagai salah satu dari 500 Merek Bank Terbaik Dunia.
Menyoroti kelanjutan dari hasil performa keuangan pada tahun 2017, Nilai brand QNB meningkat menjadi 3,826 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) dibandingkan tahun lalu, meningkat 56 persen dan mencapai peringkat ke-60 secara global. Selain itu, pencapaian Group dengan peringkat tertinggi AA+ dalam hal kekuatan merek, menjadikan satu-satunya merek perbankan dari Qatar di antara 100 brand besar dunia.
Jejak langkah ini merupakan kumpulan momentum atas kesuksesan performa finansial Group dan keberhasilan memperluas jaringan internasional yang beroperasi di lebih dari 30 negara di 3 benua.
Tahun ini adalah tahun pertama bagi QNB untuk dapat hadir di Brand Finance Global 500, yang meliputi predikat para merek dunia berharga dari seluruh negara dan berbagai sektor. QNB Group adalah satu-satunya merek keuangan dari Timur Tengah dan Afrika yang masuk dalam peringkat 500 terbaik dan merupakan satu-satunya merek Qatar dari sektor apapun yang masuk kedalam daftar.
Hasil keuangan Group dan kinerja yang kuat selama tahun 2016 juga telah berdampak positif pada peringkat nilai merek. Laba bersih mencapai QAR12,4 miliar (USD 3,4 miliar), naik 10% dari tahun sebelumnya. total aset mencapai QAR720 miliar (USD198 miliar), naik 34% dari Desember 2015, hasil ini tercatat sebagai peningkatan yang tertinggi dalam sejarah yang pernah dicapai oleh QNB Group, dan peringkat kredit tetap di antara yang tertinggi di wilayah Timur Tengah dan Afrika.
Momentum meningkatnya nilai merek pada tahun 2017 adalah akuisisi strategis QNB Group sebesar 99,88% saham di Finansbank A.Ş (sekarang telah berubah menjadi QNB Finansbank), bank swasta kelima terbesar di Turki dari total aset, simpanan nasabah dan pinjaman.
Yousef Darwish, General Manager, QNB Group Communications mengatakan, prestasi peningkatan peringkat ini adalah hasil dari langkah-langkah tepat yang telah dijalankan sejak tahun lalu sampai akhir tahun ini. "Kami bangga telah menjadi salah satu merek perbankan terkemuka saat ini", kata Yousef dalam keterangan resmi, Jumat (3/2/2017). Langkah-langkah ini telah berkontribusi besar dalam peringkat merek yang kini bernilai USD3.826 juta, melebihi bank lain di sektor ini.
Dia menekankan bahwa kinerja dan pertumbuhan yang kuat pada tahun 2016 telah membantu QNB mewujudkan visi menjadi ikon MEA pada tahun 2017, dan dalam membangun kesuksesan ini, QNB Group lebih memperkuat lagi asipirasinya untuk menjadi "bank terkemuka di Timur Tengah, Afrika dan Asia Tenggara (MEASEA) pada tahun 2020 ".
Baca Juga: QNB Group Bukukan Laba Bersih 2,7 Miliar Dolar AS di Q3 2016
Darwish menambahkan pihaknya bangga menjadi satu-satunya merek dari Qatar di sektor keuangan diantara 100 merek terbaik dunia saat ini. "Ini adalah motivasi yang kuat bagi semua orang yang merupakan bagian dari Group agar terus meraih pengakuan bergengsi merek kami untuk mencapai pendekatan-pendekatan baru secara global di masa mendatang."
Sementara itu, David Haigh, CEO Brand Finance, mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir QNB Group telah bekerja keras dan bertekad untuk menjadi ikon di Timur Tengah dan Afrika pada 2017. Hasil Brand Finance tahun ini menunjukkan bahwa kerja keras ini telah memberikan hasil. QNB sekarang telah memiliki posisi di antara 100 merek perbankan yang paling berharga di dunia, tidak ada merek MEA lainnya yang dapat menyuarakan pernyataan ini. "Bahkan, untuk pertama kalinya QNB masuk kedalam Brand Finance Global 500, daftar 500 merek paling berharga di dunia dari semua sektor dan negara. Daftar ini merupakan parameter status sebagai ikon, merek global. Dengan telah terpenuhinya ambisi ini, QNB dapat melihat tujuan baru termasuk ekspansi jaringan sampai ke Asia Tenggara dengan optimis," ujar Brand.
Perlu diketahui bahwa kriteria penjurian yang sangat ketat digunakan oleh Brand Finance dalam proses penilaian nilai merek perbankan. Faktor-faktor yang dipertimbangkan termasuk: ukuran operasional, keberadaan geografis, reputasi global dan regional, dan klasifikasi merek.
QNB Group terus mempertahankan posisinya sebagai bank regional dengan rating tertinggi dari perusahaan rating terdepan seperti Standard & Poor’s (A+), Moody’s (Aa3), Fitch (AA-), and Capital Intelligence (AA-). Bank juga telah menerima banyak penghargaan dari publikasi finansial internasional yang terdepan.
Kehadiran QNB Group melalui anak perusahaan dan perusahaan asosiasi yang tersebar dilebih dari 30 negara melintasi 3 benua menyediakan berbagai macam produk dan layanan yang komprehensif. Jumlah karyawan yang dimiliki lebih dari 28.000 beroperasi di lebih 1.200 lokasi, dengan jaringan ATM berjumlah 4.300 mesin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Arief Muhammad Rambah Bisnis Baru, Portofolio Usaha Makin Besar
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru