Suara.com - Pemerintah saat ini tengah berusaha untuk mempercepat pembangunan proyek strategis nasional. Salah satunya dengan menerapkan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha.
Hal ini lakukan untuk memperoleh skema pembiyaan pembangunan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Untuk mendukung koordinasi dan mempercepat pelaksanaan KPBU, membentuk kantor bersama yang isinya Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, BKPM, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/jasa Pemerintah dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia dengan nama one stop service.
"Jadi ditempat ini tempat kami berkoordinasi antar kementerian agar implementasinya tidak tumpang tindih. untuk investor Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama lembaga yang menjadi penanggung jawab akan di sana, satu pintu tidak lagi dulu kalau proyek ke Bappenas transaksi ke keuangan urusan pendaftaran investasi di BKPM sekarang satu pintu," kata kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (17/2/2017).
Untuk tahap awal, lanjut Bambang, Kantor Bersama KPBU akan mengawal dan mengawai pelaksanaan lima proyek KPBU yang mana proses penyusunan kajian awal Pra Studi Kelayakan (Outline Business Case/OBC) telah dibantu oleh Bappenas pada tahun 2016 yang lalu.
Kelima proyek tersebut adalah Pembangunan Integrated Light Rail Transit (LRT) dan Bus Rapid Transit (BRT) Kota Medan, Pembangunan Gelanggang Olahraga Papua untuk PON 2020, Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Sam Ratulangi, dan Pengembangan Lembaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat
-
Purbaya Cuek Usai Disebut Idiot-Bukan Orang Suci oleh Noel
-
Purbaya Ungkap Setoran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Diambil dari Kemenhan
-
Inggris Siapkan Rp80 Triliun untuk Perkuat Armada Kapal Indonesia
-
IHSG Akhirnya Kembali ke Level 8.000, Pasar Mulai Tenang?
-
Dolar AS Ambruk, Rupiah Ditutup Perkasa di Level Rp16.754 Sore Ini
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Ada Proyek Gentengisasi Prabowo, Purbaya Pikir-pikir Pangkas Anggaran MBG