Suara.com - Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat bahwa konsumsi rumah tangga dan investasi, di daerah itu melambat selama triwulan IV tahun 2016.
"Konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh sebesar 5,1 persen (yoy) lebih rendah dari triwulan sebelumnya yang mencapai 6,0 persen (yoy)," kata kepala Perwakilan BI Sultra, Minot Purwahono, di Kendari, Jumat (3/3/2017).
Sementara investasinya pada triwulan IV 2016 kata Minot, hanya tumbuh 2,6 persen (yoy) setelah triwulan sebelumnya capai 7,0 persen (yoy).
Ia mengatakan, perlambatan laju pertumbuhan konsumsi rumah tangga tersebut sebagai akibat telah kembali normalnya pengeluaran masyarakat pascaperayaan hari Idul Fitri dan hari raya Idul Adha di periode sebelumnya.
"Sementara itu, perlambatan yang terjadi dipengaruhi oleh investasi bangunan yang stagnan," katanya.
Menurut dia, hal tersebut juga tercermin dari data konsumsi semen yang tercatat mengalami perlambatan.
Dijelaskan, berdasarkan status penanaman modalnya, penanaman modal dalam negeri (PMDN) merupakan sumber perlambatan investasi di Sultra. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?