Darmawan Zaini, Chief Technology & Product Officer UangTeman, menyampaikan hingga saat ini rasio kredit bermasalah (non performing finance/NPF) di UangTeman tetap terjaga stabil di bawah 3 persen. Penyebabnya, kata Darmawan, karena UangTeman menggunakan teknologi penilaian risiko yang otomatis dan real time (credit scoring fraud algorithm).
"Teknologi ini mampu memberikan keputusan secara obyektif apakah si calon nasabah dapat disetujui atau tidak pengajuan pinjamannya," kata Darmawan di Yogyakarta, Jumat (31/3/2017).
Menurut Darmawan, model bisnis yang dijalankan UangTeman berbeda dengan bank konvensional maupun lembaga pembiayaan. Di UangTeman, jelasnya, tidak semua pengajuan pinjaman yang masuk disetujui.
“Jadi tingkat persetujuan dari teknologi kami hanya sekitar 30 persen, sehingga misalkan dari 100.000 aplikasi yang masuk dalam satu hari maka yang disetujui hanya 30.000 saja. Ini juga menyangkut upaya di internal kami dalam memitigasi risiko terjadinya kredit macet karena bisnis penyaluran pinjaman yang dilakukan UangTeman tanpa ada jaminan,” tutur Darmawan.
Meski demikian, dia mengungkapkan, UangTeman terus berinovasi mengembangkan teknologinya guna menciptakan layanan pinjaman online yang lebih cepat dalam mengucukan dana tunai ke rekening tabungan nasabah.
Darmawan menargetkan, pada tahun ini, pinjaman dana tunai melalui UangTeman dapat masuk ke rekening tabungan nasabah hanya dalam waktu 15 menit sejak aplikasi masuk dari sebelumnya memakan waktu paling lambat dua hari.
“Ya, 15 menit langsung cair. Tinggal unduh aplikasi mobile UangTeman di smartphone, sambil santai atau nonton televisi maupun saat rutinitas pekerjaan sehari-hari bisa ajukan pinjaman. Proses pengajuannya nggak sampai lima menit, seperti upload foto KTP, foto selfie, dan slip gaji atau surat keterangan penghasilan usaha bagi pelaku UKM maka dengan cepat terima notifikasi dan jika disetujui uangnya langsung masuk di nomor rekening yang dimasukkan. Mudah, ini sangat menguntungkan setiap masyarakat dan ditambah lagi di UangTeman tidak ada jaminan,” tambah Darmawan.
Baca Juga: UangTeman Fokus Bantu Pertumbuhan Bisnis UKM
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP
-
OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya
-
Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan
-
Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang
-
Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek
-
Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas